Libur Akhir Pekan, Wisman Padati Pintu Masuk Batam

4 hours ago 3
Libur Akhir Pekan, Wisman Padati Pintu Masuk Batam Wisatawan mancanegara beristirahat di kawasan Pelabuhan Harbourbay, Batam, Sabtu (4/7).(MI/Hendri Kremer)

ARUS kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) melalui Pelabuhan Sekupang, Batam Centre, dan Harbourbay, Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, meningkat signifikan pada libur akhir pekan.

Sejak pagi hingga sore hari, ribuan pelancong dari luar negeri tampak memadati terminal kedatangan pelabuhan tersebut. Mayoritas wisatawan berasal dari Singapura dan Malaysia yang datang ke Batam untuk berlibur, berbelanja, menikmati kuliner, hingga mengisi waktu libur singkat bersama keluarga maupun rombongan.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, mendapati kepadatan terlihat sejak area kedatangan kapal feri. Wisatawan yang baru turun dari kapal tampak bergerak menuju loket dan jalur pemeriksaan dokumen keimigrasian. Antrean panjang juga terlihat di sekitar pintu keluar terminal, area penukaran uang, hingga selasar utama pelabuhan.

Sebagian wisatawan terlihat membawa koper, tas ransel, dan barang belanjaan. Tidak sedikit pula yang datang secara berkelompok bersama keluarga. Mereka tampak menunggu jemputan, mencari transportasi daring, maupun berkumpul dengan rombongan sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat perbelanjaan, hotel, restoran, dan sejumlah destinasi wisata di Batam.

Kondisi padat juga terlihat di koridor utama pelabuhan. Arus keluar masuk penumpang berlangsung cukup intens seiring kedatangan kapal feri secara bergantian. Suasana terminal pun tampak lebih ramai dibandingkan hari biasa.

Untuk menjaga kelancaran mobilitas penumpang, petugas pelabuhan bersama aparat keamanan melakukan pengaturan arus di sejumlah titik. Pagar pembatas dipasang di area strategis, terutama di sekitar pintu bertanda “Kedatangan/Arrival”, agar penumpang yang baru tiba tidak bercampur dengan penjemput maupun calon penumpang yang akan berangkat.

MENJADI TREN
Salah seorang petugas operasional di Pelabuhan Batam Cetre Efendi mengatakan, peningkatan jumlah wisatawan mancanegara pada akhir pekan sudah menjadi tren yang kerap terjadi di Pelabuhan Internasional Harbourbay, khususnya dari Singapura dan Malaysia.

“Kalau akhir pekan memang biasanya terjadi peningkatan kunjungan. Wisatawan dari Singapura dan Malaysia banyak yang datang untuk berbelanja, menikmati kuliner, dan berlibur singkat di Batam,” katanya, Minggu (5/7).

Menurut dia, kepadatan arus kedatangan kali ini berlangsung cukup merata sejak pagi hingga sore hari. Kondisi tersebut membuat petugas harus lebih intensif mengatur alur penumpang agar aktivitas di terminal tetap berjalan lancar.

Lonjakan kunjungan wisman tersebut turut berdampak pada aktivitas ekonomi di sekitar pelabuhan. Sejumlah kedai kopi, restoran, toko ritel, gerai penukaran uang, hingga layanan transportasi tampak mengalami peningkatan pengunjung.

Di area komersial yang terhubung dengan pelabuhan, banyak wisatawan terlihat beristirahat setelah menempuh perjalanan laut. Sebagian memanfaatkan waktu untuk menikmati makanan dan minuman, sementara lainnya menunggu kendaraan jemputan menuju hotel atau pusat perbelanjaan.

SINYAL POSITIF
Kehadiran wisatawan mancanegara ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Batam. Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Batam masih menjadi salah satu tujuan favorit bagi wisatawan negara tetangga karena jarak tempuh yang relatif singkat, akses transportasi laut yang mudah, serta beragam pilihan wisata belanja, kuliner, spa, dan hiburan keluarga.

Pelabuhan Internasional Harbourbay salah satunya merupakan salah satu pintu masuk utama wisman ke Batam. Pelabuhan ini melayani rute langsung dari HarbourFront, Singapura, sehingga menjadi jalur strategis bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Batam dalam waktu singkat.

Namun, lonjakan arus kedatangan wisman pada libur panjang akhir pekan tersebut ternyata belum terpantau secara maksimal oleh Dinas Pariwisata Kota Batam.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwiranata, mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Harbourbay pada periode tersebut. “Saya belum mendapat laporan terkait jumlah arus wisman di Harbourbay pada libur panjang ini,” katanya.

Kondisi ini menjadi catatan tersendiri, mengingat arus kedatangan wisman melalui pelabuhan internasional merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur pergerakan sektor pariwisata Batam.

Selama ini, Pemerintah Kota Batam terus mendorong peningkatan kunjungan wisman melalui optimalisasi pintu-pintu masuk internasional, promosi pariwisata, serta pengembangan kawasan wisata dan ekonomi kreatif.

Lonjakan kunjungan pada akhir pekan tersebut dinilai berpotensi memberi dampak positif bagi sektor perhotelan, restoran, transportasi, perdagangan, hingga pelaku usaha kecil di Batam. Perputaran uang dari aktivitas belanja, kuliner, akomodasi, dan jasa wisata juga menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Meski demikian, kepadatan arus kedatangan juga menjadi tantangan bagi pengelola pelabuhan dan pemerintah daerah. Penguatan koordinasi, pemantauan data kunjungan, pengaturan antrean, ketersediaan transportasi, serta kenyamanan terminal perlu menjadi perhatian agar wisatawan mendapatkan kesan positif sejak pertama kali tiba di Batam.

Dengan semakin ramainya pintu masuk Pelabuhan Sekupang, Batam Centre, dan Harbourbay, Batam diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisman, tetapi juga memperkuat sistem pemantauan dan pelayanan pariwisata secara lebih terukur. (E-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |