Menengok Proses Produksi Pembuatan Mobil di BYD Zhengzhou Mega Factory

3 hours ago 2

Rombongan wartawan dan konten kreator asal Indonesia yang mengunjungi pabrik BYD di Zhengzhou, China pada Kamis (15/1/2026) pagi waktu setempat

REPUBLIKA.CO.ID, ZHENGZHOU — Kontras dengan hawa dingin pagi Kota Zhengzhou sekitar 6 derajat Celcius, sambutan hangat didapatkan delegasi jurnalis dan konten kreator otomotif asal Indonesia ketika mengunjungi langsung BYD Zhengzhou Mega Factory, China pada Kamis (16/1/2025) pagi. Sekitar 40 anggota delegasi, termasuk Republika, disambut oleh manajemen pabrik yang menjelaskan dengan detail proses serta keunggulan dari fasilitas mereka dibandingkan para pesaing.

Pabrik ini beroperasi penuh sejak 2022, menempati area seluas 10,67 juta meter persegi di Kawasan Ekonomi Bandara Zhengzhou, dan dilengkapi dengan sirkuit uji all-terrain sendiri seluas 198.700 meter persegi. Para jurnalis dan konten kreator diajak berkeliling, menyaksikan tahapan demi tahapan proses pembuatan mobil energi baru (NEV) BYD. Kami mendapatkan informasi bahwa butuh tiga hari proses dari pelat menjadi sebuah mobil di pabrik ini.

Seperti lazimnya kunjungan media ke pabrik otomotif, wartawan dan konten kreator diminta tidak memfoto atau merekam. Rombongan media mendapatkan penjelasan dari insinyur penanggung jawab pabrik melalui penerjemah. Kami dipimpin oleh Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao.

Kunjungan kami diawali di area stamping, tahap pertama produksi bodi kendaraan. Lima lini mesin pres berkapasitas 7.900 ton bekerja dengan kecepatan tinggi, mampu membentuk panel bodi dari baja dan aluminium hingga 15 kali per menit.

"Seluruh proses berlangsung dalam sistem tertutup untuk mengurangi kebisingan, debu, dan meningkatkan keselamatan kerja," kata penjelasan penanggung jawab pabrik lewat penerjemah.

Dari situ, panel-panel bodi bergerak otomatis ke area welding. Sekitar 1.800 robot industri, termasuk 14 robot yang bekerja serempak, menyambung komponen menjadi rangkaian bodi utuh. Tingkat otomatisasi di sini melebihi 98 persen. Proses penyambungan untuk satu unit kendaraan hanya memakan waktu 35-45 detik, dengan inspeksi kualitas real-time oleh empat robot khusus.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |