Panitia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Kewalahan soal Jumlah Peserta

5 hours ago 2
Panitia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Kewalahan soal Jumlah Peserta maskot Asian Games Aichi-Nagoya 2026(Asian Games 2026)

Panitia penyelenggara Asian Games 2026 di Nagoya dan Aichi, Jepang, terus menggelar pembahasan rutin bersama Dewan Olimpiade Asia (OCA). Langkah itu diambil untuk mengantisipasi lonjakan jumlah peserta yang berpotensi membebani kapasitas akomodasi selama pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Awalnya, ajang itu diperkirakan hanya diikuti sekitar 15 ribu atlet dan ofisial. Namun, rilis resmi OCA pekan lalu mencatat lonjakan hingga 17 ribu peserta, yang terdiri atas 11 ribu atlet dan 6 ribu ofisial. Lonjakan itu memicu perhatian serius lantaran panitia lokal tidak membangun perkampungan atlet khusus demi menekan anggaran. Sebagai gantinya, mereka mengandalkan kapal pesiar, bangunan kontainer kayu, dan jaringan hotel.

Sebelumnya, dikutip dari Kyodo, panitia lokal telah meminta bantuan OCA untuk menangani lonjakan tersebut. Kendati demikian, pihak penyelenggara enggan merinci pembahasan yang tengah berjalan.

"Kami berbagi informasi dengan OCA, sebagai penyelenggara acara, mengenai status pendaftaran berbagai tim nasional dan mengadakan pembahasan rutin dengan mereka terkait pengaturan seperti akomodasi bagi tim," kata juru bicara panitia.

Guna menampung para kontingen, kapal pesiar asal Italia, Costa Serena, disewa untuk menampung sekitar 4.000 hingga 5.000 atlet.

Kapal yang dilengkapi 571 kabin, tujuh kolam renang, delapan restoran, dan sembilan bar itu diyakini tetap aman dari ancaman musim topan Jepang yang kerap terjadi pada September hingga Oktober. Selain kapal pesiar, sekitar 2.000 atlet dan ofisial akan ditempatkan di bangunan kontainer kayu di kawasan Garden Pier, Nagoya, sementara sisanya tersebar di sejumlah hotel. Akomodasi tambahan juga disiapkan di Tokyo untuk memfasilitasi cabang olahraga renang, loncat indah, dan berkuda yang dipertandingkan di ibu kota. (AFP/E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |