Kepala Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky.(Dok. Antara)
PERSATUAN Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melakukan penyegaran di jajaran kepelatihan sektor ganda campuran dengan mengganti kepala pelatih dan asisten pelatih sebagai hasil evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan prestasi nasional.
Kepala Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky dan Asisten Pelatih Amon Sunaryo resmi mengakhiri tugasnya di Pelatnas PBSI. PBSI menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi keduanya selama menangani sektor ganda campuran.
Selama proses penunjukan kepala pelatih baru, program latihan sektor ganda campuran akan dijalankan melalui penggabungan kelompok utama dan pratama. Langkah itu dilakukan agar pembinaan tetap berjalan optimal dan persiapan atlet menghadapi agenda internasional tidak terganggu.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan pergantian pelatih merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan di Pelatnas.
"Pergantian pelatih bukan semata-mata melihat hasil pertandingan jangka pendek. Dari hasil evaluasi, kami menilai perlu ada penyegaran agar sektor ganda campuran memperoleh perspektif baru dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih optimal," ujar Eng Hian.
Ia menambahkan PBSI juga menyampaikan apresiasi kepada Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo atas pengabdian mereka selama menjadi bagian dari tim pelatih Pelatnas.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo atas dedikasi, profesionalisme, serta pengabdian mereka. Kami mendoakan yang terbaik dan semoga sukses dalam perjalanan karier selanjutnya," kata Eng Hian.
Terkait pengganti Rionny, Eng Hian mengungkapkan PBSI telah mengantongi kandidat yang dinilai layak memimpin sektor ganda campuran. Namun, proses penunjukannya masih berlangsung melalui tahapan internal.
"Saat ini kami sudah memiliki kandidat. Pengumuman Kepala Pelatih Ganda Campuran Utama yang baru kami targetkan dapat dilakukan pada Agustus nanti," tutur Eng Hian. (H-3)
















































