Penajam Paser Utara Serahkan Lahan Lokasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Ke Mendikdasmen

2 weeks ago 5
Penajam Paser Utara Serahkan Lahan Lokasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Ke Mendikdasmen Naskah BAST lahan lokasi pembangunan SNT dimana dari lima daerah salah satunya adalah kabupaten PPU(Dok. Humas Pemkab PP)

PEMERINTAH Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Bupati PPU, Mudyat Noor resmi menyerahkan lahan di Kecamatan Babulu untuk lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), ditandai dengan penandatangan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kamis (30/7) di Tangerang, Banten. 

Penandatanganan BAST tersebut, merupakan tahap penting sebelum dilaksanakannya penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Tahapan ini ditempuh karena proses sertifikasi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan SNT masih dalam penyelesaian di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Disela-sela penandatanganan BAST, Mudyat Noor mengatakan, proses ini merupakan tonggak awal bagi hadirnya pusat pendidikan berstandar nasional di Kabupaten PPU. Dimana PPU telah ditetapkannya sebagai salah satu dari lima daerah yang dijadikan lokasi pendirian SNT di Indonesia. Dan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas pendidikan. 

"Alhamdulillah, hari ini kita telah menyelesaikan penandatanganan BAST sebagai tahapan penting menuju pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten PPU. Kami siap terus mengawal seluruh proses administrasi, termasuk penyelesaian sertifikasi lahan, agar pembangunan dapat segera dimulai sesuai jadwal," kata Mudyat.

Menurutnya, kehadiran SNT di PPU diharapkan mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa harus keluar daerah.

"Kami berharap dari SNT itu, nantinya bisa melahirkan generasi muda asal PPU yang unggul, berkarakter, berdaya saing, dan siap menyongsong perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahkan, Pemerintah Kabupaten PPU berkomitmen memberikan dukungan penuh agar program ini berjalan sukses," tambahnya.

Sementara itu, saat menghadiri rapat koordinasi penetapan lokasi penyelenggaraan SNT Tahun 2026 yang diselenggarakan Kemendikdasmen pada 10–12 Juni 2026 kemarin dan PPU terpilih menjadi daerah pembangunan, Mudyat Noor menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten PPU untuk menyukseskan program Kemendikdasmen tersebut.

"Kami menyambut baik Program SNT ini. Kabupaten PPU siap menjadi salah satu daerah percontohan. Sasaran utama kami adalah memastikan anak-anak berprestasi di setiap kecamatan, tanpa memandang latar belakang ekonomi dan sosial, mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar secara gratis," tegasnya.

Ia menilai, program ini tidak hanya menghadirkan sarana pendidikan yang modern, tetapi juga menjadi investasi strategis bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas, mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah, serta melahirkan generasi muda PPU yang unggul dan kompetitif.

Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan PNFI, Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa SNT bukan sekadar program pembangunan infrastruktur pendidikan, melainkan komitmen bersama lintas waktu dan lintas sektor.

“SNT bukan sekadar program pembangunan infrastruktur fisik, melainkan komitmen bersama lintas waktu dan lintas sektor. Pemerintah daerah berperan sebagai penggerak dan mitra strategis yang menjembatani kolaborasi serta membangun sinergi dalam menjawab tantangan pendidikan di wilayahnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, program SNT merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten PPU yang berlokasi di Kecamatan Babulu.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |