REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSEL — Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA) mengeluarkan pernyataan sikap atas keputusan yang diambil FIFA untuk menangguhkan sanksi larangan bertanding satu pertandingan bagi Folarin Balogun—menyusul kartu merah yang diterimanya—dengan masa percobaan selama satu tahun.
Menurut UEFA, keputusan FIFA tersebut telah melewati batas merah (crossed a red line). "Sepak bola, sebagaimana cabang olahraga lainnya, bersandar pada supremasi aturan. Regulasi merupakan fondasi utama guna menciptakan kompetisi yang adil, jujur, dan transparan. Dalam beberapa situasi, aturan memang membuka ruang untuk interpretasi. Namun, tidak untuk kasus kali ini,"tulis UEFA melalui laman resmi uefa.com, Senin(6/7/2026).
Menurut UEFA, sanksi otomatis larangan bertanding minimal satu pertandingan pascakartu merah bukanlah sebuah pilihan diskresioner (pilihan bebas). Aturan ini juga tidak memerlukan keputusan khusus dari badan yang berwenang untuk dapat diberlakukan. Ini adalah prinsip mutlak yang tertanam dalam regulasi, yang tidak dapat dikecualikan oleh alasan apa pun. Terlebih lagi, keputusan ini diambil di tengah jalannya turnamen, di mana beberapa pemain lain yang berada dalam situasi serupa tetap menjalankan sanksi mereka secara patuh.
Lebih jauh, UEFA menegaskan, saat kepastian hukum dan regulasi tidak lagi dijamin oleh para penjaganya, maka integritas pertandingan berada dalam ancaman besar, dan kredibilitas kompetisi akan terkikis. Pada saat yang sama, keputusan ini menciptakan preseden buruk dalam turnamen yang sedang berlangsung. Situasi serupa yang terjadi di masa mendatang tentu akan menuntut perlakuan setara, yang pada akhirnya justru merugikan kompetisi itu sendiri.
UEFA menegaskan, Sepak bola menjadi olahraga yang paling dicintai di dunia karena keindahannya, dan dipercaya karena dimainkan di mana-mana dengan hukum yang sama. Bagi UEFA, sebuah turnamen tidak pernah berdiri sendiri secara mutlak. Jika turnamen yang dimaksud adalah Piala Dunia, maka ia memiliki kekuatan besar untuk membawa dampak—baik positif maupun negatif—terhadap wajah sepak bola secara keseluruhan.
"Kami menyatakan mosi tidak percaya dan ketidakpercayaan yang mendalam atas keputusan yang tidak pernah terjadi sebelumnya, tidak masuk akal, serta tidak dapat dibenarkan ini,"tegas UEFA.

5 hours ago
7
















































