Sebelum mengembuskan napas terakhir di usia 80 tahun, Dolly Parton sempat berjuang melawan masalah kesehatan serius. Simak riwayat medis sang legenda country.(Instagram)
IKON musik country terkemuka dunia, Dolly Parton, mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Nashville, Tennessee, pada usia 80 tahun. Kepergian sang pelantun "Jolene" ini terjadi setelah ia berjuang menghadapi serangkaian masalah kesehatan serius serta gangguan komplikasi yang memburuk dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelum tutup usia, kondisi fisik sang diva memang sempat menyita perhatian publik. Parton membatalkan sejumlah jadwal panggung penting, termasuk pembatalan residensi konser di Las Vegas serta pembatalan mendadak kehadirannya di taman hiburan Dollywood akibat pusing dan dehidrasi berlebih. Ia sempat dirawat di rumah sakit akibat batu ginjal, infeksi saluran pencernaan, hingga gangguan sistem kekebalan tubuh.
Dalam sebuah wawancara jujur beberapa waktu sebelum kepergiannya, Parton mengakui bahwa ia sempat mengabaikan kondisi fisiknya sendiri karena fokus merawat sang suami, Carl Thomas Dean, yang meninggal dunia pada Maret 2025.
"Seperti yang telah saya bagikan melalui pesan video sepanjang tahun lalu, saya sedang menghadapi beberapa masalah kesehatan yang tidak saya perhatikan ketika saya sedang merawat Carl."
Kendati demikian, penyanyi legendaris ini tetap berusaha membakar semangat para penggemarnya dengan menegaskan bahwa dirinya terus berjuang untuk pulih di tengah masa-masa sulit tersebut.
"Saya telah melewati masa-masa sulit dengan kesehatan saya sebelumnya, tetapi saya merasa jauh lebih baik sekarang. Namun, karena kita hidup di dunia 24/7 dengan media sosial, segala sesuatunya menjadi diperbesar dengan cara yang tidak terjadi bertahun-tahun lalu."
Riwayat perjuangan medis Parton sebenarnya telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Pada dekade 1980-an, ia pernah menjalani operasi histerektomi akibat endometriosis parah. Pengalaman medis tersebut sempat memicu depresi berat dalam hidupnya. Namun, dengan ketangguhan mentalnya, Parton berhasil bangkit dan terus berkarya di panggung hiburan dunia.
Kabar duka mengenai wafatnya Parton dikonfirmasi secara resmi oleh pihak keluarga melalui unggahan video keponakannya sekaligus kepala keamanannya, Brin Seaver. Seaver menyampaikan pesan emosional yang telah diamanatkan Parton kepadanya jauh-jauh hari.
"Pengumuman video ini adalah sesuatu yang diminta Dolly dari saya beberapa tahun lalu, sebelum saya menyadarinya sebagai kenyataan di masa depan. Sebagai kepala keamanannya selama lebih dari dua dekade, peran yang dipegang ayah saya Larry sebelum saya, saya telah membayangkan beratnya momen ini, tetapi tidak pernah benar-benar merasakannya sampai sekarang. Ini adalah sebuah kehormatan, kehormatan yang bercampur dengan kebanggaan mutlak dan kesedihan yang mendalam."
Meski kini sang bintang telah tiada, perjuangannya melawan penyakit hingga akhir hayat serta dedikasinya pada dunia musik akan senantiasa dikenang oleh jutaan penggemar di seluruh dunia. (USA Today/Z-2)












































