Profil dan Karier Max Holloway: Sang Raja UFC 329

6 hours ago 5
 Sang Raja UFC 329 Max Holloway(Dok Istimewa)

Jerome Max Keli'i Holloway, yang lebih dikenal dengan nama Max Holloway, merupakan salah satu petarung Mixed Martial Arts (MMA) paling ikonik dalam sejarah Ultimate Fighting Championship (UFC). Lahir pada 4 Desember 1991 di Honolulu, Hawaii, pria berjuluk "Blessed" ini memiliki darah keturunan Hawaii dan Samoa.

Holloway dikenal karena kepribadiannya yang rendah hati di luar oktagon, namun sangat agresif dan memiliki daya tahan (chin) yang luar biasa saat bertarung. Ia memulai karier profesionalnya di usia muda dan dengan cepat menanjak sebagai salah satu petarung kelas bulu (featherweight) terbaik sepanjang masa.

Perjalanan Karier di UFC

Max Holloway melakukan debut di UFC pada tahun 2012 sebagai petarung termuda di roster saat itu. Meski sempat mengalami kekalahan di awal kariernya, termasuk melawan Conor McGregor, Holloway kemudian mencatatkan rentetan kemenangan yang fenomenal.

Puncak Kejayaan dan Gelar Juara

Karier Holloway mencapai puncaknya ketika ia berhasil mengalahkan Anthony Pettis untuk merebut gelar juara interim kelas bulu pada tahun 2016. Ia kemudian menyatukan gelar tersebut setelah menumbangkan sang legenda, Jose Aldo, lewat kemenangan TKO pada UFC 212 tahun 2017.

Selama masa kejayaannya, Holloway berhasil mempertahankan gelar juara berkali-kali melawan penantang papan atas seperti Brian Ortega dan kembali mengalahkan Jose Aldo dalam laga ulang. Dominasinya di kelas bulu menjadikannya salah satu juara paling aktif dan dicintai penggemar.

Gaya Bertarung dan Rekor

Holloway dikenal dengan gaya bertarung volume striking. Ia memegang rekor sebagai petarung dengan jumlah serangan signifikan (significant strikes) terbanyak dalam sejarah UFC. Kemampuannya untuk terus menekan lawan tanpa henti dan akurasi pukulannya menjadi senjata utama di setiap laga.

Selain di kelas bulu, Holloway juga pernah mencoba peruntungan di kelas ringan (lightweight). Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya adalah saat ia memenangkan sabuk simbolis BMF (Baddest Motherf***er) setelah memukul KO Justin Gaethje di detik terakhir ronde kelima pada UFC 300.

Prestasi Utama

  • Mantan Juara Kelas Bulu UFC (Featherweight Champion).
  • Pemegang sabuk BMF (Baddest Motherf***er).
  • Rekor serangan signifikan terbanyak dalam sejarah UFC.
  • Berbagai penghargaan Fight of the Night dan Performance of the Night.

Max Holloway dinyatakan menang Technical Knockout (TKO) setelah lawannya, Conor McGregor, mengalami cedera lutut serius di tengah laga yang berlangsung ketat pada pertandingan UFC 329. 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |