Sejumlah perempuan mengikuti kegiatan program LENTERA.(MI/HO)
YAYASAN Bulir Padi (YBP) resmi memperluas jangkauan program pemberdayaannya ke luar Jakarta melalui peluncuran Program LENTERA (Leadership and Empowerment for Women). Berkolaborasi dengan mitra lokal Yayasan Maleo (Maleo), inisiatif ini difokuskan pada peningkatan keterampilan (upskilling) dan kesiapan kerja bagi perempuan muda dari keluarga prasejahtera di Provinsi Banten.
Peluncuran program ini bertepatan dengan perayaan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, saat sebanyak 20 perempuan muda prasejahtera di Tangerang terpilih menjadi penerima manfaat angkatan pertama. Langkah ini diambil sebagai respons nyata terhadap tantangan ketenagakerjaan yang signifikan di wilayah tersebut.
Tantangan Ketenagakerjaan di Banten
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2025, Provinsi Banten menghadapi persoalan pengangguran yang cukup serius. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk usia angkatan kerja 15 tahun ke atas di Banten menempati posisi ke-4 nasional. Kondisi ini diperparah dengan tingginya angka NEET (Not in Employment, Education, and Training), terutama pada kelompok perempuan.
Data Ketenagakerjaan Provinsi Banten (BPS Agustus 2025)
| Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Umum | 6,69% |
| TPT Perempuan | 7,12% |
| TPT Laki-laki | 6,45% |
| TPT Lulusan SMK (Tertinggi) | 10,13% |
| Angka NEET Banten (Peringkat 10 Nasional) | 23,79% |
| Perempuan Muda NEET | 36,76% |
| Laki-laki Muda NEET | 19,41% |
Tingginya angka NEET pada perempuan muda, yang mencapai hampir dua kali lipat dibanding laki-laki, memicu risiko terjebak dalam siklus kemiskinan antargenerasi. Untuk memutus kesenjangan struktural ini, YBP dan Maleo secara spesifik menyasar lulusan SMK dari keluarga prasejahtera.
Intervensi Strategis dan Kesiapan Kerja
Ketua Yayasan Bulir Padi, Tia Sutresna, menyatakan bahwa Program LENTERA adalah langkah strategis untuk membuka jalan perubahan hidup.
"Kombinasi minimnya keterampilan kerja serta keterbatasan pendidikan yang selaras dengan kebutuhan pasar menciptakan lingkaran yang sulit diputus tanpa intervensi tepat sasaran," ujarnya.
Program ini menawarkan kurikulum komprehensif yang mencakup:
- Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) – didukung finansial oleh PT Tigaraksa Satria Tbk.
- Pelatihan soft skill dan literasi digital.
- Pelatihan vokasi dan pendampingan (mentoring) siap kerja.
- Webinar industri dan sesi dukungan keluarga (family support session).
Kemitraan antara YBP dan Maleo bertujuan menciptakan ruang aman bagi perempuan muda untuk berkembang dan membangun jaringan positif. Pendekatan ini memastikan peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kepercayaan diri untuk menjadi mandiri secara ekonomi.
Dua Dekade Memberdayakan Anak Muda
Ekspansi ke Tangerang, Banten, menandai babak baru dalam perjalanan YBP yang telah dimulai sejak 2002 di Palmerah. Selama lebih dari dua dekade, wilayah operasional yayasan terus berkembang meliputi Bidaracina (2015), Marunda (2021), Kramat Jati (2024), dan kini merambah ke luar Jakarta untuk menjangkau lebih banyak komunitas yang membutuhkan. (Z-1)
















































