Putin Sampaikan Belasungkawa, Kolombia Berjuang Hadapi Dampak Gempa Dahsyat

1 hour ago 1

Presiden Rusia Vladimir Putin.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOTA — Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menyampaikan terima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas dukungan dan belasungkawa menyusul gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah barat Kolombia, Senin (10/8/2026). Bencana tersebut menewaskan sedikitnya 181 orang dan menyebabkan ribuan lainnya terluka.

“Presiden Vladimir Putin, saya menerima pesan Anda atas nama Kolombia yang saat ini dengan tegar menghadapi dampak dari tragedi yang menyedihkan ini. Ucapan Anda bagi mereka yang kehilangan orang-orang terkasih serta bagi warga Kolombia yang saat ini berjuang untuk pulih diterima dengan penuh penghargaan. Terima kasih telah mengingat Kolombia di masa sulit ini,” kata de la Espriella melalui platform X.

De la Espriella mengatakan rakyat Kolombia bersatu menghadapi dampak bencana tersebut. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada operasi pencarian dan penyelamatan sekaligus memenuhi kebutuhan warga di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan berat.

Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin. Pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco, di wilayah barat negara tersebut. Guncangan kuat dirasakan di sejumlah kota besar, termasuk Cali, Pereira, Manizales, dan Quibdo, serta sejumlah negara tetangga.

Data korban terus berkembang seiring berlangsungnya proses evakuasi. Hingga Selasa (11/8/2026), sedikitnya 181 orang dilaporkan meninggal dunia dan 2.595 orang mengalami luka-luka. Tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang atau diduga terjebak di bawah reruntuhan.

Operasi pencarian kini berpacu dengan waktu. Tim penyelamat berupaya memaksimalkan periode kritis 72 jam pertama setelah gempa untuk menemukan korban yang kemungkinan masih bertahan hidup di bawah bangunan yang runtuh.

Kerusakan dilaporkan terjadi di sejumlah kota di bagian barat Kolombia. Cali, Pereira, Manizales, dan Quibdo termasuk wilayah yang mengalami dampak berat, dengan bangunan runtuh dan infrastruktur publik mengalami gangguan.

Di sejumlah wilayah terdampak, gempa turut mengganggu pasokan listrik, air, dan gas. Kerusakan juga memengaruhi operasional sejumlah bandara sehingga penerbangan sempat terganggu ketika pemerintah memusatkan sumber daya pada penanganan darurat.

Pemerintah Kolombia telah menetapkan keadaan darurat nasional untuk mempercepat mobilisasi sumber daya dan penanganan korban. Pemerintah juga mengerahkan tambahan personel keamanan ke kawasan terdampak serta menyiapkan dukungan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

sumber : Antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |