Peserta saat mengikuti sesi diskusi dalam acara Islamic Finance Dialogue di Jakarta, Senin (26/5/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Republika kembali menggelar Islamic Finance Dialogue (IFD) 2026 sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Forum 2026. Mengusung tema "Halal Beyond Label: Building Trust, Integrity, and a Sustainable Lifestyle Ecosystem", forum ini menjadi ruang diskusi bagi pemerintah, pelaku industri, regulator, dan akademisi untuk membahas penguatan ekosistem halal Indonesia yang semakin inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan.
Islamic Finance Dialogue merupakan salah satu agenda utama menuju puncak Anugerah Syariah Republika 2026, ajang apresiasi tahunan Republika kepada pelaku industri dan tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Melalui Indonesia Sharia Forum, Republika berharap dapat mendorong lahirnya gagasan, kolaborasi, dan inovasi yang memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi syariah dunia.
Forum yang berlangsung pada Rabu (1/7/2026) di Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta, mengangkat isu bahwa konsep halal kini tidak lagi dimaknai sebatas kepatuhan administratif ataupun keberadaan logo halal pada suatu produk. Di tingkat global, halal telah berkembang menjadi sebuah ekosistem gaya hidup yang mengedepankan integritas, transparansi, tata kelola yang baik, serta keberlanjutan dalam seluruh rantai nilai, termasuk sistem keuangan yang menopangnya.
Karena itu, Islamic Finance Dialogue 2026 akan membahas bagaimana nilai-nilai halal yang bersifat universal dapat diintegrasikan dengan penguatan industri keuangan syariah. Sinergi antara sektor halal dan keuangan syariah dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga mampu menghadirkan kepercayaan, keberlanjutan, dan kemaslahatan bagi masyarakat.
“Tema ini mengajak kita semua untuk melihat halal sebagai nilai esensial yang melampaui sekadar sertifikasi formal. Halal harus menjadi fondasi integritas, kepercayaan, dan keberlanjutan dalam ekosistem ekonomi syariah Indonesia,” ujar Direktur Republika, Rangga Danu.
Sesi keynote akan Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata di Kementerian Pariwisata RI, Masruroh, dan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Riza Damanik.

13 hours ago
5









































