Spesifikasi Canggih Rudal Sejjil, Senjata Burung Ababil Andalan Iran

5 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan rudal Sejjil untuk membalas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Minggu (15/3). Ini merupakan pertama kalinya rudal tersebut diluncurkan dalam Operasi True Promise 4.

Sejjil diluncurkan bersama dengan rudal superberat Khorramshahr, yang dilengkapi dengan hulu ledak seberat dua ton, serta dengan rudal Khaybar-shekan (Khaybar-buster), Qadr, dan Emad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini merupakan kali kedua Iran mengerahkan rudal Sejjil dalam pertempuran. Rudal yang disimpan bertahun-tahun itu pertama kali dipakai tempur dalam perang Israel vs Iran pada Juni 2025.

Dikutip dari CSIS Missile Defense Project, rudal Sejjil adalah rudal balistik jarak menengah (medium-range ballistic missile/MRBM) buatan dalam negeri Iran yang menggunakan bahan bakar padat (solid-propellant).

Berbeda dengan rudal berbahan bakar cair seperti Shahab-3, rudal berbahan bakar padat seperti Sejjil tidak memerlukan proses pengisian bahan bakar sebelum peluncuran sehingga lebih cepat dikerahkan dan sulit terdeteksi.

Rudal Sejjil memiliki panjang 18 meter, diameter 1,25 meter, dan berat peluncuran keseluruhan sebesar 23.600 kilogram. Rudal ini mampu membawa muatan sekitar 700 kilogram hingga jangkauan 2.000 kilometer.

Sejjil dipercaya memiliki daya jelajah sekitar 2.000-2.500 kilometer, angka yang cukup untuk menyerang Israel, Arab Saudi, dan pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah.

Kecepatan Sejjil mencapai Mach 12-14 saat memasuki atmosfer dan Mach 5 saat mengenai target.

Kata "Sejjil" (سِجِّيل) berasal dari bahasa Arab dan disebut dalam Al-Qur'an, tepatnya dalam Surah Al-Fil ayat 4.

Dalam konteks tersebut, "sejjil" merujuk pada batu dari "tanah liat yang dibakar", yang digunakan oleh burung Ababil untuk menghancurkan pasukan bergajah. Nama ini juga digunakan dalam bahasa Persia dengan makna yang serupa.

Lebih lanjut, peluncuran uji coba pertama rudal ini dilakukan pada 2008 dan rudal tersebut dilaporkan terbang sejauh 800 kilometer.

Peluncuran kedua dilakukan pada Mei 2009 untuk menguji sistem panduan dan navigasi yang telah ditingkatkan.

Empat uji terbang lainnya telah dilakukan sejak 2009, dengan uji coba keenam menempuh jarak sekitar 1.900 kilometer ke Samudra Hindia.

Rudal ini kemungkinan memiliki beberapa versi. Pada 2009, Iran menyebut uji coba peluncuran tersebut sebagai Sejjil 2.

Sebuah laporan yang belum terkonfirmasi menyebutkan bahwa Sejjil 3 mungkin sedang dalam tahap pengembangan. Sejjil 3 dilaporkan akan memiliki peluncur tiga tahap, jangkauan maksimum 4.000 kilometer, dan berat saat diluncurkan sebesar 38.000 kilogram.

 Balas Bombardir Israel, Iran Punya Rudal Apa Saja?Balas Bombardir Israel, Iran Punya Rudal Apa Saja? (Foto: CNN Indonesia/Agder Maulana)

(lom/dmi)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |