Sejumlah penggemar Dolly Parton menaruh bunga di bintang Hollywood Dolly Parton(AFP)
IKON musik country terkemuka, Dolly Parton, dikenal sebagai sosok yang sangat teliti dalam merencanakan masa depannya. Tak hanya meninggalkan warisan karya besar sepanjang karirnya yang gemilang, seniman multitalenta ini juga telah menyiapkan strategi khusus agar musik-musiknya tetap dapat didengarkan oleh para penggemar bahkan setelah dirinya tiada.
Salah satu bentuk persiapan yang paling menyita perhatian adalah keberadaan sebuah lagu rahasia yang ia simpan rapat-rapat dalam kapsul waktu. Lagu yang direkam pada 2015 tersebut disimpan dalam sebuah kotak kayu berornamen khusus yang ditempatkan di resort Dollywood’s DreamMore milik Parton di Pigeon Forge, Tennessee.
Sesuai instruksinya, kotak tersebut baru boleh dibuka tahun 2045, tepat pada peringatan 30 tahun pembukaan resort tersebut. Di dalam kotak itu, selain rekaman lagu yang disimpan dalam CD, Parton juga menyertakan sebuah pemutar CD agar lagu tersebut tetap bisa diputar tanpa terkendala perkembangan teknologi di masa depan.
Namun, menyimpan lagu tersebut ternyata memberi beban emosional tersendiri bagi sang legenda country. Dalam buku memoarnya yang berjudul Songteller: My Life in Lyrics, Parton mengungkapkan rasa berat hatinya karena harus mengunci karya tersebut begitu lama.
"Itu seperti mengubur salah satu anak saya, membekukannya atau semacamnya, dan saya tidak akan ada di sekitar untuk melihatnya dihidupkan kembali. Sangat membakar batin saya bahwa saya harus meninggalkannya di sana. Mudah-mudahan lagu itu bisa diputar dan seluruh barangnya belum membusuk."
Awalnya, tim pemasaran menyarankan agar lagu misterius itu baru diperdengarkan setelah ia meninggal dunia. Namun, Parton merespons saran tersebut dengan nada gurauan yang khas:
"Merekang bilang, 'Anda sudah lama meninggal.' Saya bilang, 'Yah, mungkin saja tidak. Usia saya akan 99 tahun. Saya pernah melihat orang hidup lebih lama dari itu. Jadi saya menulis lagu ini, dan saya tidak bisa memberi tahu lagu apa itu.'"
Keberadaan lagu kapsul waktu tersebut hanyalah sebagian kecil dari materi musik yang ia tinggalkan. Parton mengungkapkan dirinya telah merekam vokal dan click track (panduan tempo) untuk ribuan lagu dan draf karya. Langkah ini sengaja ia lakukan agar para produser di masa depan dapat merangkai aransemen baru berdasarkan rekaman vokalnya.
Ia menegaskan keinginannya untuk mengatur katalog musiknya secara profesional sejak dini agar tidak menimbulkan kekacauan seperti yang kerap terjadi pada musisi besar lainnya pascakematian mereka.
"Ada cukup banyak materi untuk terus berjalan selamanya dengan musik saya, untuk membuat album kompilasi, atau membuat karya yang benar-benar baru dan orisinal," ujar Parton.
Dengan perencanaan yang matang ini, Dolly Parton memastikan bahwa warisan musikalnya akan terus hidup dan menghibur generasi mendatang lintas dekade. (Entertaiment Weekly/WAFB 9/Z-2)












































