16 Update Baru AS-Israel Serang Iran, Rusia Beri Peringatan Nuklir

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah perkembangan terbaru terjadi dari serangan AS-Israel ke Iran. Sebelumnya serangan tersebut berlangsung sejak Sabtu, dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Hingga kini serangan masih dilancarkan AS-Israel ke Teheran. Di sisi lain, Iran meningkatkan eskalasi dengan terus membombardir negara Timur Tengah, bukan hanya Israel tapi yang memiliki pangkalan militer AS di Arab, termasuk menutup Selat Hormuz.

Lalu bagaimana perkembangan terbarunya, Rabu (4/4/2026)? Berikut rangkuman CNBC Indonesia:

1.Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS

Sebuah rudal balistik Iran menghantam pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Al-Udeid pada hari Selasa (3/3/2026) waktu setempat. Hal ini dikonfirmasi Kementerian Pertahanan Qatar, saat Iran menyerang target AS dan Israel di seluruh Teluk sebagai balasan atas serangan AS-Israel.

Kementerian tersebut mengatakan awalnya Qatar menjadi sasaran dua rudal. Namun satu berhasil ditangkis sementara yang lain tidak.

"Sistem pertahanan udara berhasil mencegat salah satu rudal, sementara rudal kedua menghantam Pangkalan Qatar Al-Udeid," ujar pernyataan dimuat AFP, menulis tak ada korban jiwa.

Sebelumnya, Qatar sempat melaporkan menggagalkan serangan terhadap Bandara Internasional Hamad. Hal ini diungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri negara Teluk itu pada hari Selasa siang waktu setempat.

"Ada upaya untuk menyerang Bandara Internasional Hamad, semuanya digagalkan," kata Majed al-Ansari dalam konferensi pers, menambahkan bahwa Qatar belum melakukan kontak dengan Iran sejak awal serangan.

"Rudal-rudal tersebut ditembak jatuh oleh tindakan pertahanan kami, dan tidak satu pun yang mencapai bandara," ujarnya.

2.QatarEnergi Umumkan Seto Produksi Beberapa Hari

Perusahaan energi milik negara Qatar, Qatar Energy, mengumumkan akan menghentikan beberapa produksi hilir sehari, setelah menghentikan produksi gas alam cair karena Iran menyerang fasilitas di dua pabrik pengolahan gas.

"Menindaklanjuti keputusan QatarEnergy untuk menghentikan produksi gas alam cair (LNG) dan produk terkait, QatarEnergy menghentikan produksi beberapa produk hilir di Negara Qatar, termasuk urea, polimer, metanol, aluminium, dan produk lainnya," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

3.Israel Serang Nuklir Iran

Militer Israel mengumumkan bahwa mereka menyerang situs nuklir bawah tanah di Iran. Israel mengklaim para ilmuwan "secara diam-diam" telah mengembangkan komponen kunci untuk senjata nuklir di sana.

"Intelijen IDF terus mengikuti aktivitas para ilmuwan dan menemukan lokasi baru mereka di situs ini dengan cara yang memungkinkan serangan tepat," kata militer Israel sambil menampilkan peta yang menunjukkan fasilitas tersebut di pinggiran timur Teheran.

4.Iran Tembak Salvo Rudal Baru ke Israel

Iran menembakkan salvo rudal lagi ke Israel. Hal ini dikatakan pasukan Garda Revolusi (IRGC) dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Fars.

"Gelombang keenam belas 'Operasi Janji Sejati 4' telah dimulai dengan sejumlah besar rudal dan drone yang diluncurkan oleh pasukan udara Garda Revolusi terhadap jantung wilayah pendudukan," kata pernyataan itu, merujuk pada Israel.

5.Drone Serang Konsulat AS Dubai

Serangan drone terjadi di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Hal itu menyebabkan kebakaran di dekat konsulat AS di Dubai saat Iran meningkatkan penargetan misi diplomatik Amerika di Teluk.

Warga mengatakan kepada AFP bahwa mereka mendengar ledakan dan salah seorang mengatakan dia kemudian melihat kobaran api. Polisi menutup jalan-jalan di dekatnya dan mengusir orang-orang yang lewat yang mencoba melihat kerusakan.

6.Prancis Kerahkan Kapal Induk

Prancis mengirimkan kapal induk andalannya ke Mediterania sebagai tanggapan terhadap konflik yang meluas di Timur Tengah. Presiden Emmanuel Macron mengumumkan langsung bahwa Kapal induk Charles de Gaulle telah ditarik dari penugasan di Atlantik Utara untuk menuju Mediterania timur.

Kapal tersebut singgah di pelabuhan Malmo, Swedia, pekan lalu. Tapi belum terlalu rinci penggunaannya apakah untuk membantu Amerika atau mengamankan pangkalan Eropa di sana.

7.Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Pemimpin tertinggi Iran yang terbunuh, Ayatollah Ali Khamenei, akan dimakamkan di kota suci Mashhad. Hal ini dilaporkan kantor berita Fars.

Khamenei, yang memimpin negara itu selama 36 tahun, tewas pada usia 86 tahun selama gelombang serangan AS-Israel pada hari Sabtu. Ia berasal dari Mashhad, kota terbesar kedua di Iran, tempat ayahnya dimakamkan di makam Imam Reza.

8.Penerbangan Charter Warga Amerika

AS mengatakan bahwa mereka telah mengatur penerbangan charter untuk membantu warga Amerika meninggalkan Timur Tengah. Para pejabat AS telah membantu mengatur penerbangan charter dari Yordania, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).

"Dan dan akan terus mengamankan kapasitas tambahan sesuai dengan kondisi keamanan," kata Departemen Luar Negeri.

9.Trump Ancam Spanyol & Inggris

Presiden Donald Trump mengancam akan memutuskan semua perdagangan dengan Spanyol setelah negara itu menolak mengizinkan pesawat AS menggunakan pangkalan mereka untuk menyerang Iran. Ia juga mengecam Inggris karena tidak lebih kooperatif.

Pemerintah sayap kiri Spanyol yang dipimpin oleh Perdana Menteri (PM) Pedro Sanchez, mengatakan bahwa pangkalan yang telah lama digunakan oleh pasukan AS hanya dapat diizinkan untuk kegiatan yang sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sanchez terkenal sebagai salah satu pemimpin Eropa yang paling menentang Trump.

10.AS Kawal Kapal di Selat Hormuz?

Trump mengatakan angkatan laut AS akan mengawal kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz jika diperlukan di tengah perang Iran. Ia memerintahkan Washington untuk menyediakan asuransi untuk pengiriman.

"Jika perlu, Angkatan Laut Amerika Serikat akan mulai mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz, sesegera mungkin. Apa pun yang terjadi, Amerika Serikat akan memastikan ALIRAN ENERGI BEBAS ke DUNIA," katanya di platform Truth Social miliknya.

11. Wilayah Udara Israel Dibuka Bertahap

Menteri Transportasi Israel mengatakan negara itu akan secara bertahap membuka kembali wilayah udaranya pada malam hari antara Rabu dan Kamis. Sebelumnya, area itu ditutup untuk penerbangan sipil.

"Penerbangan awal yang disetujui akan digunakan untuk memulangkan warga Israel," kata juru bicara Kementerian Transportasi kepada AFP, menambahkan bahwa untuk saat ini tidak akan ada keberangkatan.

12.Israel Serang Lebanon

Kepala militer Israel mengatakan pasukannya akan terus menyerang Hizbullah sampai kelompok Lebanon yang didukung Iran itu dilucuti senjatanya. Babak pertempuran terbaru antara Hizbullah dan Israel dimulai pada Senin pagi ketika Hizbullah meluncurkan roket ke arah Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei.

13.Bandara Bushehr Iran Dihantam Rudal

Serangan AS-Israel menyebabkan kerusakan di bandara di Bushehr. Ini merujuk sebuah kota pelabuhan di Iran selatan yang juga memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir, lapor kantor berita Mehr.

"Setelah serangan musuh, sebuah proyektil menghantam pesawat Airbus... pesawat ini rusak total," kata kantor berita tersebut.

"Gelombang kejut (dari serangan itu) menyebabkan kerusakan pada terminal bandara," tambahnya.

14.AS Serang 2.000 Target Iran

Militer AS menyebut pihaknya sudah menargetkan 2.000 target di Iran. Komandan AS mengatakan serangan awal terhadap Iran 'hampir dua kali lipat' invasi Irak tahun 2003.

15.Harga Minyak

Harga minyak sedikit naik di awal perdagangan Asia pada hari Rabu. West Texas Intermediate naik 0,5% menjadi US$74,92 sementara minyak mentah Brent sempat telah melampaui US$85 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli 2024, Selasa, dengan spekulasi bahwa harga dapat mencapai US$100 per barel.

16.Rusia Beri Peringatan Nuklir

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengeluarkan peringatan keras terkait potensi eskalasi nuklir menyusul serangan gabungan Amerika dan Israel terhadap Iran. Moskow menilai aksi militer tersebut justru berisiko mendorong proliferasi nuklir, alih-alih mencegahnya.

Serangan yang dilancarkan Washington dan Tel Aviv pada Sabtu lalu disebut-sebut bertujuan menghentikan ambisi nuklir Teheran. Pemerintah AS kembali menegaskan bahwa operasi itu dilakukan untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, mengulang alasan yang sama seperti pada serangan terhadap fasilitas nuklir Iran tahun lalu.

Namun, Lavrov mengkritik keras pernyataan utusan khusus Presiden AS Donald Trump, yakni Steve Witkoff, yang menyebut desakan Iran atas hak pengayaan uranium sebagai sesuatu yang "tidak dapat diterima". Dalam wawancara dengan Fox News, Witkoff mengatakan bahwa Presiden merasa memiliki "hak yang tidak dapat dicabut untuk menghentikan langkah Iran sepenuhnya".

Lavrov menilai logika tersebut berbahaya. "Jika logika ini terus didorong, saya jamin akan muncul kekuatan-kekuatan besar di Iran yang justru menginginkan apa yang ingin dicegah Amerika Serikat: membuat bom nuklir. Karena negara yang memiliki bom nuklir tidak diserang AS," ujarnya.

Menurut Lavrov, pendekatan militer atas nama non-proliferasi justru dapat menjadi bumerang. Ia menegaskan bahwa hak Iran untuk mengembangkan program nuklir damai, termasuk pengayaan uranium, diakui dalam Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) selama berada di bawah pengawasan International Atomic Energy Agency.

"Secara paradoks, tujuan mulia yang dideklarasikan untuk mencegah proliferasi melalui perang justru dapat memicu tren sebaliknya," kata Lavrov.

Ia juga menyinggung kasus mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi, yang menghentikan program nuklir negaranya sebelum akhirnya digulingkan dan tewas dalam pemberontakan yang didukung NATO pada 2011. Menurut Lavrov, sejumlah diplomat asing menyampaikan bahwa nasib Gaddafi menjadi argumen kuat bagi sebagian pihak untuk mempertimbangkan kepemilikan senjata nuklir sebagai alat penangkal.

(sef/sef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |