Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran(Metrotvnews)
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Metro Jaya menyiagakan 125 personel untuk mengamankan area di sekitar lokasi kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terletak di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.
Langkah pengamanan ini dilakukan guna memastikan proses pemadaman api serta evakuasi di tempat kejadian perkara (TKP) dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
"Bersama-sama turun ke lapangan dan berkoordinasi ke Polda Metro Jaya yang menurunkan baik dari Ditsamapta dan Brimob. Jumlah yang berada saat ini kurang lebih 125 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung di Jakarta, Sabtu dini hari.
Selain dari unsur kepolisian, Polres Metro Jakarta Pusat juga berkoordinasi dengan pihak TNI. Kodim 0501/Jakarta Pusat turut menerjunkan sebanyak 50 personel untuk memperkuat pengamanan di sekitar lokasi kejadian, sehingga total ada 175 personel gabungan yang bersiaga.
"Tujuannya kami berada di sini memberikan keamanan dalam rangka akses masuk khususnya damkar sejak awal, sehingga tidak terhambat atau tidak terkendala. Begitu juga mengutamakan ambulans yang ada supaya bisa stand by bilamana ada korban," lanjut Reynold.
Reynold menegaskan bahwa personel gabungan akan tetap bersiaga di lokasi hingga kobaran api benar-benar berhasil dipadamkan secara menyeluruh oleh petugas pemadam kebakaran.
Di sisi lain, pihak kepolisian mulai bergerak untuk menyelidiki penyebab pasti munculnya api di gedung pemerintah tersebut. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan guna mengumpulkan petunjuk di lapangan.
"Dan kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dapat memastikan penyebab sumber api," ujarnya.
Sebagai langkah awal penyelidikan, kepolisian telah meminta keterangan langsung dari sejumah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian saat peristiwa terjadi.
"Kurang lebih saat ini baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang. Namun hal ini kami masih mengutamakan keterangan-keterangan dan pelaksanaan untuk pemadaman di lapangan," ucap Reynold.
Proses pemeriksaan saksi dipastikan akan berlanjut secara lebih mendalam guna mengungkap kronologi awal terbakarnya bangunan tersebut.
"Tentunya hal ini nanti kami akan melanjutkan secara intensif untuk meminta keterangan kepada saksi-saksi yang mengetahui sejak awal terjadi peristiwa, baik di sekitaran Gedung Bapenda ini ataupun yang masih berada di dalam Bapenda," tutur Reynold. (ANT/Z-2)

















































