REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 228 putra-putri terbaik dari 38 provinsi mulai menjalani proses verifikasi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat 2026 di Jakarta. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih 76 peserta atau masing-masing satu pasang perwakilan dari setiap provinsi untuk bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI di tingkat pusat.
Proses verifikasi yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berlangsung pada 15-19 Juni 2026. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Adhianti mengatakan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi anggota Paskibraka Tingkat Pusat.
"Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan setara untuk dapat terpilih menjadi Paskibraka Tingkat Pusat, tanpa membedakan latar belakang daerah, suku, agama, maupun kondisi lainnya. Proses ini dilaksanakan berdasarkan prinsip objektivitas, meritokrasi, transparansi, dan keadilan," ujar Adhianti dalam siaran pers, Selasa (16/6/2026).
Selain 76 peserta utama yang akan bertugas di tingkat pusat, BPIP juga akan menyiapkan satu pasang peserta dari setiap provinsi sebagai cadangan.
Tahapan verifikasi meliputi pemeriksaan kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), psikotes, wawancara, serta penilaian minat dan bakat. Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri atas unsur BPIP, TNI, Polri, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI), psikolog, dan tenaga medis.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan proses seleksi tidak hanya mengukur kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan integritas peserta.
"Menjadi Paskibraka Tingkat Pusat bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, postur, atau keterampilan teknis semata. Lebih dari itu, Paskibraka adalah tentang karakter, integritas, disiplin, serta kemampuan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi," kata Yudian.
Usai pembukaan, seluruh peserta langsung menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Sebanyak 36 dokter spesialis dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan jantung, ortopedi, penyakit dalam, THT, kesehatan mata, serta gigi dan mulut.
Selain tes kesehatan, peserta juga mengikuti psikotes untuk mengukur kesiapan mental, ketahanan psikologis, dan kepribadian sebagai bekal menjalankan tugas kenegaraan.
Verifikasi ini menjadi tahapan akhir sebelum BPIP menetapkan anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026 yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta.

6 hours ago
1

















































