Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, KPID DKI Minta TV dan Radio Perkuat Informasi Publik

5 hours ago 1

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyemprotkan kabut air (water mist) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad (6/9/2026). Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan di ibu kota sebagai langkah antisipasi dampak dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta mengimbau lembaga penyiaran televisi dan radio meningkatkan penyampaian informasi kewaspadaan. Hal ini menyusul dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang dirasakan di wilayah Jakarta.

Ketua KPID DKI Jakarta Ahmad Sulhy mengatakan, televisi dan radio memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan terverifikasi, terutama dalam situasi kebencanaan.

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat membutuhkan informasi yang memberikan kepastian dan panduan. Kecepatan pemberitaan harus tetap dibarengi akurasi dan kehati-hatian agar tidak menimbulkan kepanikan,” ujar Sulhy, Senin (7/9/2026).

Imbauan KPID DKI tersebut sejalan dengan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengantisipasi dampak abu vulkanik. Di antaranya yaitu melalui pemantauan kualitas udara, pelaksanaan water mist, penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), serta imbauan penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan.

KPID DKI meminta lembaga penyiaran mengutamakan informasi dari pemerintah dan instansi berwenang, menghadirkan narasumber yang kompeten, serta menghindari informasi spekulatif, sensasional, maupun materi dari media sosial yang belum terverifikasi.

Sulhy juga mengingatkan agar pemberitaan tetap mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), khususnya prinsip akurasi dan ketentuan peliputan bencana.

“Televisi dan radio jangan hanya memberitakan peristiwa, tetapi juga menjadi bagian dari mitigasi. Ruang siar harus mampu memberikan edukasi, membangun kewaspadaan, sekaligus menjaga ketenangan masyarakat,” kata Sulhy.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |