Ada Upaya Intervensi dan Titipan Pejabat dalam Urusan Haji, Menhaj: Sikat Semua

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf Gus menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk intervensi, titipan, maupun penyalahgunaan nama pejabat dalam proses penyediaan barang dan jasa penyelenggaraan ibadah haji, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi.

Irfan Yusuf mengungkapkan, praktik pihak-pihak yang mengaku sebagai bagian dari tim menteri, wakil menteri, atau pejabat tertentu kerap terjadi dan berpotensi memengaruhi proses pengambilan keputusan. Ia memastikan semua klaim semacam itu akan ditindak tegas.

"Ada beberapa, ada yang telpon, saya ini timnya menteri, saya ini dari Wakil Menteri, saya ini dari Pejabat, Anu, itu lah. Nanti mereka tanya, nah sikat semua, gak ada pejabat anu nggak akan mungkin nitip-nitip," ujar Gus Irfan saat ditemui usai acara "Penguatan Tata Kelola dan Penyerahan Anggaran Operasional Haji 1447 H/2026 M" di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Gus Irfan mengakui sempat terjadi upaya intervensi terhadap timnya saat menjalankan tugas di lapangan. Namun, ia langsung menginstruksikan agar proses investigasi tetap dilanjutkan tanpa pandang bulu.

“Kemarin ada intervensi ke tim saya, saya minta teruskan investigasi. Kalau ada orang kita di Kemenhaj yang terlibat, sikat,” ucapnya.

Menurut Gus Irfan, tidak menutup kemungkinan terdapat pihak-pihak yang mencatut nama dirinya maupun Wakil Menteri Haji dan Umrah demi kepentingan pribadi. Ia menegaskan praktik semacam itu sama sekali tidak mendapat ruang dalam kepemimpinannya.

“Saya yakin ada yang pakai nama saya dan wakil menteri. Saya dan wakil menteri tidak akan pernah mentoleransi hal seperti itu,” katanya.

Saat ini, Kementerian Haji dan Umrah masih menunggu laporan dari tim terkait perkembangan dan capaian proses penyediaan barang dan jasa di Arab Saudi. Laporan tersebut menjadi bagian dari pengawasan dan persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

Gus Irfan memastikan pengawasan ketat akan terus dilakukan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan jamaah haji.

“Kami hanya menunggu dari tim sejauh mana capaian-capaian penyediaan barang dan jasa di Saudi,” ujar cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari ini. 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |