Kolaborasi Daerah Semarakkan Ramadhan dengan Edukasi dan Santunan

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ramadhan 1447 Hijriah menjadi panggung penguatan nilai spiritual dan kepedulian sosial di berbagai daerah. Dari Gorontalo Utara hingga Jakarta Utara, semangat membangun generasi muda dan memperluas gerakan berbagi tampak berjalan beriringan, menghadirkan wajah Ramadhan yang tidak hanya khusyuk dalam ibadah, tetapi juga nyata dalam aksi sosial.

Di Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara, Anggota Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, menggelar Safari Ramadhan di Masjid Al Muhajirin Anggrek. Dalam kegiatan tersebut, ia mengapresiasi antusiasme Generasi Z yang memadati masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah dan mendengarkan ceramah agama dengan tertib.

Menurut Windra, kehadiran anak-anak muda bukan sekadar untuk menunaikan kewajiban, tetapi menjadi tanda tumbuhnya kesadaran spiritual di kalangan generasi emas daerah. Ia mengangkat tema “Keutamaan Shalat Tahajud di Bulan Ramadhan”, menekankan pentingnya melekatkan shalat sebagai fondasi ibadah sejak dini. Shalat Tahajud, yang dijalankan pada sepertiga malam, disebutnya sebagai momentum mustajab untuk bermunajat, terlebih di bulan suci.

Safari Ramadhan tersebut menjadi bagian dari komitmennya sebagai wakil rakyat dalam membangun karakter Islami generasi muda. Baginya, Ramadhan bukan hanya waktu mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga ruang strategis menanamkan pengetahuan agama dan membiasakan kecintaan pada shalat agar menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman yang kuat, generasi muda diharapkan mampu berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.

Semangat serupa hadir di Ibu Kota. TP PKK Kota Jakarta Utara melalui program Gema Ramadhan 1447 Hijriah berhasil menghimpun donasi Rp90.600.000 dari 504 donatur. Dana tersebut diwujudkan dalam 720 paket peralatan shalat berupa mukena dan sarung, yang akan didistribusikan ke masjid, musala, dan panti asuhan di wilayah Jakarta Utara.

Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra, menjelaskan bahwa program sedekah alat shalat ini dilaksanakan bersama Baznas Bazis DKI Jakarta serta berkolaborasi dengan PKK, Dharma Wanita Persatuan, ASN, PJLP, pengelola RPTRA, kader Dawis, dan unsur masyarakat lainnya. Selain pembagian perlengkapan ibadah, kegiatan Safari Ramadhan juga diisi dengan khatam Al-Qur’an 30 juz dan tausyiah agama.

Tak berhenti di situ, santunan diberikan kepada 200 anak yatim, dhuafa, dan penyandang disabilitas masing-masing sebesar Rp500.000 beserta paket sembako. Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono Hanung, menegaskan bahwa PKK bukan sekadar organisasi pemberdayaan keluarga, tetapi juga penggerak nilai spiritual dan sosial. Menurutnya, keluarga yang kuat secara spiritual dan sosial merupakan fondasi bagi Jakarta yang tangguh.

sumber : Antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |