Air Rendaman Kurma jadi Alkohol? Ini Trik Racik Nabeez Tetap Halal

17 hours ago 2

CNN Indonesia

Kamis, 05 Mar 2026 07:45 WIB

Kamu perlu hati-hati dalam membuat salah satu minuman favorit Rasulullah SAW ini sebab air rendaman kurma bisa jadi alkohol. Ilustrasi. Air rendaman kurma bisa jadi alkohol. Sebaiknya kamu mencermati cara membuat air nabeez berikut agar tidak berubah jadi minuman beralkohol. (Getty Images/Ika Rahma)

Jakarta, CNN Indonesia --

Air nabeez atau air rendaman kurma dikenal sebagai salah satu minuman favorit Rasulullah SAW. Namun kamu perlu hati-hati dalam membuat nabeez sebab air rendaman kurma bisa jadi alkohol. Berikut trik agar nabeez tetap halal dan tidak mengandung alkohol.

Kurma identik dengan bulan Ramadhan. Tak hanya dimakan langsung, kurma bisa dibuat menjadi minuman yang disebut air nabeez. Air nabeez dibuat dengan cara merendam kurma dalam air semalaman lalu dikonsumsi keesokan harinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Air nabeez ini pun diriwayatkan Imam Muslim. Aisyah memanggil pelayan perempuan dari Habaysah ketika ditanya soal air nabeez. Pelayan itu pernah membuat air nabeez untuk Rasulullah SAW.

"Aku pernah membuat nabeez untuk beliau dalam sebuah kantung kulit pada malam hari. Kemudian aku mengikatnya dan menggantungnya. Lalu di pagi hari Rasulullah Saw meminumnya." Dari Aisyah ia berkata, "Kami biasa membuat perasan untuk Rasulullah Saw di dalam air minum yang bertali di atasnya. Kami membuat rendaman di pagi hari dan meminumnya sore hari, atau membuat rendaman di sore hari lalu meminumnya di pagi hari." (H.R. Muslim).

Air rendaman kurma jadi alkohol?

Kurma mampu memberikan asupan nutrisi penting buat tubuh. Merendamnya dalam air membuat molekul nutrisi terpecah dan lebih mudah diserap tubuh.

Cara membuat air nabeez cukup sederhana. Kamu cukup merendam beberapa butir kurma atau kismis dalam air semalaman dalam wadah tertutup. Air nabeez pun bisa dinikmati keesokan hari.

"Dari yang saya pelajari, merendam kurma dalam air maksimal 12 jam. Kalau sudah 12 jam jangan diisi ulang (refill) karena sudah sampai titik jenuhnya. Jika sudah 12 jam bisa diganti dengan kurma, buah, atau sayur lain," kata dokter umum sekaligus praktisi kesehatan sunah Zaidul Akbar seperti dikutip dari detikHealth.

Merendam kurma terlalu lama dapat menurunkan khasiatnya. Selain itu, air rendaman kurma bisa jadi alkohol.

Dilansir dari laman resmi Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), perendaman lebih dari tiga hari memicu proses fermentasi sehingga menghasilkan produk sampingan berupa alkohol.

Cara Membuat Air Nabeez. Mudah dan praktis hanya membutuhkan kurma dan air matang/Foto: freepik.com/freepikIlustrasi. Air nabeez sebaiknya segera dikonsumsi sebab merendam kurma lebih lama bisa memicu proses fermentasi dan minuman jadi mengandung alkohol. (freepik.com/freepik)

Air nabeez yang tidak segera dikonsumsi dan dibiarkan hingga lebih dari tiga hari dapat menghasilkan minuman yang disebut khamr.

Abdullah bin Umar RA pernah berkata di mimbar Rasulullah SAW bahwa:

"Sesungguhnya khamr itu dibuat dari perasan anggur, kismis, putik kurma, jawawut, biji gandum dan jagung. Aku melarang kalian (minum) setiap minuman yang memabukkan." (Hadist Sahih Muttafaq 'alaih)

Pun MUI mengeluarkan Fatwa MUI No. 10 Tahun 2018 tentang Produk Makanan dan Minuman yang Mengandung Alkohol/Etanol yang menyebutkan hanya etanol yang berasal dari khamr yang tidak bisa digunakan untuk produk halal karena bersifat haram dan najis.

Air rendaman kurma jadi alkohol jelas tidak boleh dikonsumsi oleh umat Islam. Oleh karenanya, air nabeez segera dikonsumsi setelah 12 jam didiamkan.

(els)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |