Arungi Musim 2026/2027, Malut United FC Berganti Nama Jadi Java United FC dan Pindah ke Semarang

1 week ago 4
Arungi Musim 2026/2027, Malut United FC Berganti Nama Jadi Java United FC dan Pindah ke Semarang Logo klub Super League Java United FC(MI/HO)

BABAK baru dimulai dalam peta persaingan sepak bola tertinggi di Tanah Air. Menjelang kompetisi Super League 2026/2027, Malut United FC secara resmi merubah namanya menjadi Java United FC. Seiring perubahan nama tersebut, tim berjuluk Laskar Kepodang Emas ini juga memindahkan home base dari Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, ke Stadion Jatidiri, Semarang.

Kepastian kepindahan home base dan perubahan nama ini telah disetujui PSSI melalui agenda Kongres Biasa pada Senin (3/8). Langkah strategis ini diharapkan menjadi babak baru bagi tim untuk tumbuh lebih profesional, kompetitif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Kehadiran Java United FC di Stadion Jatidiri dipastikan meramaikan persepakbolaan Jawa Tengah. Pasalnya, setelah Persis Solo terdegradasi ke Championship, Jawa Tengah kini diwakili oleh dua tim di kasta tertinggi (Super League) untuk musim 2026/2027, yakni Persijap Jepara dan Java United FC.

Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, menjelaskan bahwa kepindahan ke Semarang merupakan keputusan matang dari manajemen demi meraih target tertinggi di kompetisi nasional.

"Di Semarang, manajemen akan membangun klub profesional yang siap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Tanah Air melalui Java United FC," kata Sofyan Lestaluhu.

Komitmen Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Meski telah berpindah markas ke Semarang, Java United FC menegaskan tetap mempertahankan seluruh aset yang telah dibangun di Ternate. Fasilitas training ground di Ternate akan terus difungsikan sebagai pusat pengembangan sepak bola usia dini melalui Akademi Merah Putih yang bekerja sama dengan klub Portugal, SL Benfica.

"Akademi Merah Putih akan menghadirkan metode pembinaan terstruktur dan berfokus pada pengembangan karakter anak dikhususkan bagi anak yatim-piatu dan dari keluarga tidak mampu berusia 7-9 tahun," tutur Sofyan.

Melalui sekolah sepak bola ini, pihak manajemen menargetkan dapat merekrut 150 anak. Seluruh proses kegiatan, mulai dari pendaftaran hingga kebutuhan hidup di akademi, disediakan secara gratis tanpa pemungutan biaya.

Sofyan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) di Maluku Utara yang telah mendukung perjalanan tim sejak didirikan pada 2023.

“Maluku Utara akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kami, perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar dari visi misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional,” ujar Sofyan.

Sejarah Singkat Klub

Perjalanan klub ini terbilang melesat cepat. Cikal bakal Malut United bermula ketika pengusaha tambang David Glenn membeli lisensi klub Liga 2 asal Jawa Timur, Putra Delta Sidoarjo, pada 10 Januari 2023, yang diresmikan pada 6 April 2023.

Awalnya, klub yang dikelola PT Mineral Trobos dan PT Malut Maju Sejahtera ini didirikan untuk mengangkat prestasi sepak bola Maluku Utara serta mewadahi talenta lokal yang tersebar di berbagai daerah.

Mengusung julukan Laskar Kie Raha, yang merujuk pada empat gunung atau kesultanan di Maluku Utara (Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo), klub ini mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih promosi ke kasta tertinggi Liga 1 pada musim pertamanya di Liga 2 2023/2024.

Pada musim Super League 2025/2026, Malut United mampu bersaing ketat dan bertahan di kasta tertinggi, sebelum akhirnya manajemen mengambil keputusan besar untuk berpindah markas ke Semarang dan berganti nama menjadi Java United FC. (Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |