AS Bersiap Kirim Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat disebut bakal mengerahkan 3.000 personel terjun payung ke Timur Tengah saat perang dengan Iran berkobar.

Salah satu pejabat AS mengatakan tiga batalion dari Divisi Lintas Udara ke-82, diperkirakan akan dikerahkan ke Timur Tengah, demikian dikutip Al Jazeera, Selasa (24/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, dia menjelaskan sejauh ini belum ada perintah resmi terkait pengerahan itu. Divisi Lintas Udara ke-82 mampu dikerahkan dalam waktu 18 jam setelah menerima perintah.

Dua sumber lain yang mengetahui informasi ini mengatakan sekitar 1.000 tentara Divisi Lintas Udara ke-82 akan dikerahkan ke Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang.

Kontingen tersebut mencakup Komandan Divisi Lintas Udara ke-82 Mayjen Brandon Tegtmeier, staf divisi, satu batalion Tim Tempur Brigade yang bertugas sebagai Pasukan Respons Cepat (IRF).

IRF adalah brigade yang siap bergerak dengan pemberitahuan terbatas, bertindak sebagai pasukan respons cepat yang mampu dikerahkan dalam hitungan jam ketika dibutuhkan.

Pasukan Respons Cepat pernah dikerahkan saat operasi AS membunuh Komandan Pasukan Quds Mayor Jenderal Qasem Soleimani pada 2020.

Satu sumber mengatakan unsur-unsur awal dari staf divisi dan batalion tersebut diperkirakan mulai dikerahkan dalam waktu sepekan.

Unsur-unsur lain dalam brigade juga diperkirakan dikerahkan di kemudian hari, meski jadwal bisa berubah.

Satu sumber mengatakan Brigade tersebut akan menjadi "unit siaga" di Timur Tengah, dan siap dipanggil jika diperlukan, demikian dikutip CNN.

Rencana pengerahan itu muncul saat AS dan Israel menggempur habis-habisan Iran sejak 28 Februari.

Iran lalu membalas dengan menyerang Israel dan aset AS di negara-negara Teluk.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |