REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) berencana menggelar aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026) siang. Aksi yang diberi seruan "Mari Rebut Kemerdekaan" itu digelar hanya sehari setelah peringatan HUT ke-81 RI.
Dalam akun Instagram BEM UI, @bemui_official, organisasi mahasiswa intra kampus itu mengajak seluruh rakyat untuk turun dalam aksi tersebut. Pasalnya, kemerdekaan yang diraih Indonesia hari ini telah dinodai oleh rezim masa kini.
"Ayo, kita bersama-sama turun dan berjuang merebut kemerdekaan yang telah dinodai oleh rezim masa kini," tulis BEM UI yang dikutip Republika, Senin (17/8/2026).
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan membenarkan aksi yang akan dilakukan pada esok hari. Aksi itu diagendakan terlaksana pada Selasa pukul 13.00 WIB. "Betul akan aksi (besok)," kata dia saat dikonfirmasi Republika.
Republika juga menghubungi narahubung BEM UI terkait aksi tersebut, Ridho. Menurut dia, aksi itu akan dilaksanakan BEM UI bersama 15 BEM Fakultas se-UI dan 25 organisasi aliansi lainnya.
"Benar, BEM UI bersama dengan 15 BEM Fakultas se-UI dan 25 organisasi aliansi lainnya akan turun aksi di Bundaran HI besok," kata Ridho.
Dalam aksi itu, setidaknya ada delapan tuntutan yang akan disampaikan massa aksi. Delapan tuntutan itu adalah sebagai berikut:
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
3. Wujudkan reforma agraria sejati.
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP.
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah.
7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan terhadap wilayah terdampak bencana.
8. Hentikan represi dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.

3 hours ago
7














































