Blusukan Gibran Diapresiasi, Pemerintah Diminta Siapkan SOP Penyelamatan Satwa

4 hours ago 5

Wapres RI Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi pemadaman titik-titik api di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memantau langsung kondisi satwa di tengah krisis karhutla mendapat perhatian dan apresiasi tinggi dari Guru Besar Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah.

Trubus melihat langkah tersebut sebagai momentum yang tepat, tetapi meminta Wapres melanjutkannya dengan penanganan yang lebih komprehensif.

Menurutnya, perhatian langsung dari Wapres menjadi penting karena dampak karhutla tidak hanya menyentuh masyarakat dan lingkungan, tetapi juga satwa yang kehilangan atau terancam habitatnya.

Trubus menilai kondisi semacam itu membutuhkan campur tangan pemerintah pusat dengan mekanisme yang lebih jelas.

Pemerintah, menurutnya, perlu memiliki kemampuan untuk melakukan penyelamatan dan pemindahan satwa ke lokasi yang lebih aman apabila situasi memburuk.

Ia juga mengatakan perhatian Wapres di tengah krisis patut mendapatkan apresiasi.

“Dapat apresiasi dan pujian memang wapres di tengah situasi seperti ini. Sebagai orang nomor dua yang langsung memantau kondisi satwa, harusnya jadi ini jadi hal yang lebih serius,” ujarnya.

Keseriusan tersebut, kata Trubus, salah satunya dapat diwujudkan melalui SOP dan aturan teknis yang mengatur siapa melakukan apa ketika bencana terjadi.

Ia juga menilai pembagian kewenangan antar kementerian harus diperjelas agar penanganan satwa dalam kondisi force majeure tidak menemui kebingungan di lapangan.

“Intinya Wapres harus bisa keluarkan kebijakan. Setelah blusukan satwa, buatlah kebijakan force majeure kita harus apa, SOP harus tegas, peraturan teknis ada, siapa yang tanggung jawab siapa yang melakukan penanganan soal satwa ini,” kata Trubus.

sumber : Antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |