BNPB: Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7 NTT Berangsur Pulih

2 hours ago 6
 Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7 NTT Berangsur Pulih Suasana evakuasi usai terjadinya gempa di NTT.(Dok. Antara)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa infrastruktur di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mulai menunjukkan pemulihan signifikan. Proses perbaikan jaringan listrik, telekomunikasi, hingga akses jalan terus dikebut oleh otoritas terkait.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengungkapkan bahwa sektor kelistrikan di Flores Barat dan Flores Timur telah mencapai kemajuan besar. Dari 11 trafo yang sempat terdampak, seluruhnya kini sudah beroperasi 100 persen.

"Sebanyak 566.797 pelanggan yang terdampak akibat gempa tersebut, saat ini sudah di-recovery sebanyak 99,5 persen. Sisanya, sekitar 2.732 pelanggan, masih memerlukan atensi khusus dan kami harap bisa segera diselesaikan," ujar Berton dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Pemulihan Telekomunikasi dan Akses Jalan

Di sektor telekomunikasi, jaringan yang dikelola PT Telkom di Pulau Flores secara total telah pulih hingga 95,4 persen. Fokus pengerjaan saat ini berada di wilayah Manggarai Timur yang tingkat pemulihannya masih berada di angka 76,3 persen.

Terkait aksesibilitas, jalan-jalan utama di NTT secara umum sudah dapat dilalui oleh kendaraan, meskipun dalam kapasitas yang masih terbatas. Sementara itu, Tim Gabungan dari Basarnas tetap bersiaga di tujuh kabupaten terdampak untuk melakukan upaya pencarian dan penyelamatan secara optimal.

Respons Cepat Sektor Kesehatan dan Logistik

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turut bergerak cepat dengan mengirimkan bantuan medis ke titik-titik krusial. Dua unit rumah sakit lapangan telah dikirim menuju Ruteng di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo.

Selain itu, Kemenkes menerjunkan dua tim manajemen krisis kesehatan di Kabupaten Sikka dan Ende, serta dua tim medis darurat (Emergency Medical Team) yang disebar ke wilayah Ende, Nagekeo, Manggarai Barat, dan Sikka.

Untuk mendukung percepatan evakuasi dan distribusi logistik di medan yang sulit, pemerintah mengerahkan:

  • 1.467 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait.
  • 10 unit alutsista udara (5 unit disiagakan di Labuan Bajo dan 5 unit di Maumere).

Komitmen Pemerintah Pusat

Secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascagempa di kawasan Flores. Ia menyatakan bahwa jajaran menteri telah berada di lokasi sejak hari pertama kejadian.

"Sejak hari pertama kejadian kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat terdampak," tegas Pratikno.

BNPB mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan dan doa agar penanganan dampak gempa NTT dapat segera tuntas sepenuhnya. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |