Inovasi Pendidikan Vokasi, Media Pembelajaran Berbasis Gim RPG

2 hours ago 6
Inovasi Pendidikan Vokasi, Media Pembelajaran Berbasis Gim RPG Pembuatan media pembelajaran berbasis gim RPG(MI/HO)

DUNIA pendidikan vokasi terus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi digital. Salah satu terobosan terbaru datang dari SMK Bina Mandiri Tangerang, saat para guru mulai mengadopsi teknologi permainan role-playing game (RPG) sebagai media pembelajaran di kelas. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi generasi z.

Selama periode Juli 2026, sekelompok guru di sekolah tersebut mengikuti pelatihan intensif dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pelatihan Teknologi Pembelajaran Berbasis Gim RPG untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Guru SMK Bina Mandiri Tangerang”. Program ini diselenggarakan oleh tim dosen dan mahasiswa dari Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Bina Sarana Global.

Dukungan Hibah Kemdiktisaintek 2026

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan bagian dari skema Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun anggaran 2026. Pendanaan ini difokuskan untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, yakni minimnya media pembelajaran yang mampu memicu minat belajar siswa di tengah gempuran distraksi digital.

Melalui pendekatan RPG, materi pelajaran yang biasanya dianggap berat atau membosankan dikemas ke dalam alur cerita, misi (quest), dan tantangan yang harus diselesaikan oleh siswa. Hal ini memungkinkan siswa untuk belajar secara aktif sambil berperan dalam skenario tertentu yang relevan dengan kompetensi keahlian mereka di SMK.

Uji Coba dan Implementasi di Kelas

Setelah aplikasi gim pembelajaran rampung disusun oleh para guru, tahap berikutnya adalah pengujian langsung kepada siswa SMK Bina Mandiri Tangerang. Uji coba ini menjadi krusial untuk mengukur efektivitas dan tingkat penerimaan siswa terhadap media baru tersebut.

Tujuan Uji Coba:

  • Mengukur sejauh mana materi dalam gim dapat dipahami oleh siswa.
  • Mengevaluasi aspek teknis dan user experience (UX) aplikasi.
  • Menjadi bahan perbaikan bagi guru sebelum diterapkan secara reguler dalam kurikulum kelas.

Mendorong Metode Mengajar Inovatif

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta pelatihan. Para guru mengaku mendapatkan perspektif baru bahwa teknologi permainan tidak selalu berdampak negatif, tetapi justru bisa menjadi alat pedagogik yang ampuh jika dirancang dengan tepat.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan guru-guru SMK Bina Mandiri Tangerang tidak hanya sekadar memberikan teori, tetapi mampu menciptakan ekosistem belajar yang interaktif, inovatif, dan menyenangkan. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan vokasi agar lebih siap menghadapi tantangan industri dengan pola pikir yang kreatif dan adaptif terhadap teknologi. (Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |