BPOM Temukan 3 Produk Mengandung Pyrimidenaf Senyawa Baru di Jamu Kuat

2 hours ago 3
BPOM Temukan 3 Produk Mengandung Pyrimidenaf Senyawa Baru di Jamu Kuat : Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar (tengah) bersama jajaran menyampaikan keterangan pers(MI/Usman Iskandar)

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan jenis Bahan Kimia Obat (BKO) pyrimidenafil yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya dalam tiga produk jamu kuat untuk pria dewasa atau obat bahan alam (OBA).

“Temuan pyrimidenafil menjadi perhatian serius BPOM, karena merupakan jenis BKO yang baru pertama kali kami identifikasi dalam pengawasan OBA di Indonesia. Penggunaan senyawa yang berbeda dari BKO yang selama ini umum ditemukan diduga merupakan salah satu modus operandi pelaku yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui pengawasan dan pengujian produk,” ujar  Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta, dikutip Minggu (13/9).

Dari hasil pengawasan BPOM periode Juli 2026,  pyrimidenafil ditemukan pada tiga produk OBA dengan klaim stamina pria, yaitu Exie, Yubokki, dan Duramax yang diproduksi oleh PT Bintang Kupu-Kupu, Tangerang.

Taruna Ikrar mengatakan pyrimidenafil merupakan senyawa kimia yang bekerja sebagai penghambat enzim fosfodiesterase-5 (PDE5). Enzim ini, kata dia, dimiliki oleh obat untuk gangguan fungsi ereksi, seperti sildenafil. Senyawa ini dapat meningkatkan aliran darah sehingga berpotensi memberikan efek peningkatan fungsi seksual pria.

BKO yang kerap ditemukan pada OBA dengan klaim stamina pria antara lain sildenafil dan tadalafil. Menurutnya, temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan semakin berkembangnya modus penambahan BKO pada OBA.

Temuan ini sekaligus menunjukkan kemampuan BPOM dalam mengantisipasi perkembangan modus adulterasi OBA.

BPOM secara berkelanjutan mengembangkan metode analisis, memperluas cakupan pengujian, dan meningkatkan kemampuan laboratorium untuk mengidentifikasi tidak hanya BKO yang selama ini umum ditemukan, tetapi juga senyawa baru, analog, maupun turunannya yang berpotensi ditambahkan secara ilegal ke dalam OBA.

Selain itu pihaknya menemukan 35 item produk OBA Tanpa Izin Edar (TIE) mengandung BKO seperti yang ditemukan sebelumnya antara lain sildenafil, sibutramin, deksametason, parasetamol.

BPOM mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi nomor izin edar produk yang akan dibeli/konsumsi. Verifikasi dapat dilakukan melalui situs resmi https://cekbpom.pom.go.id/, aplikasi BPOM Mobile, atau melalui menu siaran pers/penjelasan publik yang disediakan di laman https://www.pom.go.id/. (Ant/H-4)
 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |