Keponakan sekaligus kepala keamanan Dolly Parton, Bryan Seaver, mengumumkan kabar duka meninggalnya sang legenda musik country di usia 80 tahun.(Instagram)
KEPONAKAN dari legenda musik country Dolly Parton, Bryan Seaver, membagikan kabar duka terkait meninggalnya sang bibi pada usia 80 tahun pada 25 Agustus. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Seaver melalui sebuah unggahan video di akun Instagram miliknya.
"Nama saya Bryan Seaver, putra dari Cassie Parton, dan saya mewakili keluarga Parton dan Owens hari ini mengumumkan berpulangnya bibi saya, Dolly Rebecca Parton Dean, Sister, Sis, dan Granny bagi satu generasi dan Gigi bagi generasi berikutnya," ungkap Seaver dalam video tersebut.
Seaver menjelaskan pengumuman melalui video ini merupakan amanat langsung dari mendiang yang disampaikan kepadanya bertahun-tahun lalu. Sebagai sosok yang dipercaya menjaga sang legenda, momen ini menjadi salah satu tugas paling berat namun penuh kehormatan dalam hidupnya.
"Pengumuman video ini adalah sesuatu yang diminta Dolly dari saya bertahun-tahun yang lalu, sebelum saya sepenuhnya menyerapnya sebagai kenyataan di masa depan. Sebagai kepala keamanannya selama lebih dari dua dekade, peran yang dipegang ayah saya, Larry, sebelum saya, saya telah membayangkan beratnya momen ini tetapi tidak benar-benar merasakannya sampai sekarang," jelasnya.
Meski diselimuti duka mendalam, Seaver meyakini kedamaian kini telah menyertai perjalanan sang maestro musik country tersebut.
"Ini adalah sebuah kehormatan, kehormatan yang bercampur dengan rasa bangga mutlak dan kesedihan yang besar. Namun kesedihan ada pada kita, bukan pada Dolly. Dolly telah hidup dalam terang dan berada di pelukan Yesus, tentunya disambut oleh Carl, orangtuanya, dan banyak orang lain yang telah memperhatikannya dan rindu untuk bertemunya di surga," lanjut Seaver.
Mengenang masa mudanya, Seaver menceritakan bagaimana ia mulai ikut menjalani tur bersama Parton sejak awal tahun 1980-an. Bagi Seaver, Dolly Parton bukan sekadar penyanyi hebat, melainkan sosok penyokong utama yang membuka jalan bagi banyak orang.
"Dolly membuka pintu tidak hanya untuk saya tetapi untuk seluruh keluarganya untuk mencapai potensi yang bahkan tidak kita ketahui mungkin terjadi. Dolly juga membuka pintu bagi generasi penyanyi, penulis lagu, musisi, dan pemimpi dari setiap lapisan masyarakat dan di setiap benua," kenang Seaver. "Melalui teladannya, kami percaya bahwa apa pun itu mungkin. Dia tidak pernah melihat pintu yang tidak bisa dia buka, dan pintu yang dia buka menciptakan dan mengubah sejarah."
Seaver menekankan bahwa kehangatan sang bibi tidak hanya dirasakan oleh pihak keluarga, tetapi juga oleh jutaan penggemar di seluruh dunia melalui karya-karyanya.
"Keluarga saya dan saya telah berbagi seumur hidup kenangan indah bersama Dolly, tetapi begitu juga Anda. Dia selalu ada di televisi Anda, pemutar piringan hitam Anda, CD Anda, dan di daftar putar ponsel Anda, menjadi bagian diperluas dari keluarga Anda suka atau tidak. Keluarga kami dan tim yang dia percayakan dengan warisannya akan bekerja rajin untuk memastikan semangatnya akan hidup bersama kita selamanya. Dolly adalah seorang petani, sama seperti ayahnya; ayahnya mengolah tanah, dia mengolah lagu dan kebahagiaan," ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Seaver turut membagikan pesan serta wasiat terakhir yang disampaikan Dolly Parton kepadanya sebelum wafat.
"Dolly menelepon saya dan mengatakan dia ingin beristirahat di tempat tidur yang indah dari katun tebal karena setelah seumur hidup mengenakan rhinestone yang berat, dia akhirnya layak untuk merasa nyaman dan beristirahat," ungkap Seaver.
Seaver menutup pesannya dengan salam perpisahan emosional kepada sang bibi tercinta. "Istirahatlah dalam damai, Bibi Dolly, Bibi, Granny, Gigi. Semoga Tuhan memberkati Dolly Parton, dan semoga Tuhan memberkati Anda semua. Dia akan selalu mencintai Anda." (People/Z-2)












































