REPUBLIKA.CO.ID, ZHENGZHOU — Pabrikan otomotif China BYD menjanjikan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat, akan dibuka dalam kuartal I 2026. Hal ini disampaikan General Manager of the Asia-Pacific Auto Sales Division BYD Liu Xueliang menjawab pertanyaan dalam pertemuan dengan delegasi wartawan Indonesia di Zhengzhou, China, Kamis (15/1/2026) petang.
"Di dalam kuartal pertama 2026 pabrik di Subang akan dibuka," kata Liu.
BYD berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang mengeluarkan sertifikat standar pada akhir 2025. Namun, masih ada sejumlah proses yang harus dilalui, termasuk sederet pengujian hingga pabrik dinyataan laik operasi.
Produksi pabrik BYD di Subang, kata Liu, tergantung permintaan pasar Indonesia. Sebab, pabrik ini pada tahap awal dikhususkan untuk memenuhi pasokan di dalam negeri.
Ditanya soal besaran investasi di pabrik Subang, Liu mengatakan semuanya tergantung permintaan pasar. "Rencana kami produksi sekitar 150 ribu unit per tahun. Namun jika permintaan meningkat, maka kapasitas bisa dibesarkan," jelasnya.
Untuk tahap awal ini, ia menegaskan pihaknya tidak cuma memproduksi satu model di Subang. "Lebih dari satu," tegasnya.
Masukkan Denza B5
Liu juga membocorkan tentang mobil baru BYD yang akan masuk ke Indonesia, yakni Denza B5. Di China, mobil ini dikenal dengan nama Fangchengbao Bao 5, sebuah SUV hybrid PHEV mewah dengan performa off-road dan teknologi canggih. BYD menyebut mobil hybrid mereka ini sebagai mobil dengan teknologi DM (dual mode).
President Director of BYD Indonesia Eagle Zhao mewanti-wanti pihaknya belum memastikan 100 persen model tersebut yang akan dimasukkan ke Tanah Air tahun ini. "Namun peluang paling besar mobil tersebutlah yang akan masuk ke Indonesia," jelasnya.
Awak media sehari sebelumnya sudah menjajal ketangguhan dan sejumlah fitur canggih Denza B5 dalam sesi off road di Sirkuit Segala Medan (All-Terrain) BYD di Zhengzhou. Mobil ini dapat merangkak hingga kemiringan 42 derajat dengan mode berkendara creep.
Selain itu, Denza B5 juga piawai melintasi keekstreman lintasan off-road dengan fitur-fitur mewahnya. Di China, mobil ini dijual dengan harga 239.800 yuan (Rp580 jutaan) hingga 302.800 yuan (Rp733 jutaan).

2 hours ago
1















































