Di Balik Kesibukan Claire Alfons: Menjaga Keseimbangan Hidup lewat Aksi Berbagi

1 week ago 4
 Menjaga Keseimbangan Hidup lewat Aksi Berbagi Claire Alfons saat melakukan aksi berbagi.(MI/HO)

DI tengah padatnya agenda sebagai kreator konten dan pengusaha, Claire Alfons selalu meluangkan waktu untuk satu aktivitas yang tak pernah ia lewatkan: berbagi dengan sesama.

Selama tiga tahun terakhir, Claire rutin mengunjungi panti asuhan dan panti disabilitas di wilayah Jakarta dan Tangerang. Dalam setiap kunjungan, ia membawa 30 hingga 50 paket sembako atau makan siang untuk dibagikan kepada anak-anak, penyandang disabilitas, lansia, hingga keluarga yang membutuhkan. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas sosial, melainkan cara sederhana untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.

Aksi sosial tersebut bermula dari sebuah momen sederhana di jalan raya. Saat sedang menyetir mobil, perhatian Claire tertuju pada orang-orang yang membutuhkan bantuan di pinggir jalan. Bayangan momen tersebut menggerakkannya untuk membeli beberapa bungkus makan siang. Langkah kecil itu kini telah berkembang menjadi kebiasaan yang ia jalani secara konsisten.

“Dari situ saya sadar, berbagi tidak harus menunggu kaya dulu. Yang penting niatnya tulus, dan bantuannya bermanfaat,” kenang Claire.

MI/HO--Kreator konten Claire Alfons

Bagi Claire, berbagi tidak selalu harus dalam skala besar. Ia memilih datang langsung ke panti-panti yang dikunjunginya untuk berbincang, mendengarkan cerita, dan mengenal para penghuni lebih dekat. Dari interaksi langsung itulah ia mengaku banyak memetik pelajaran hidup.

“Senyuman mereka itu membuat saya sadar, kebahagiaan sederhana seperti itu tidak ternilai harganya. Saya yang datang dengan niat berbagi malah sering pulang dengan membawa lebih banyak pelajaran hidup,” ujarnya.

Selain berinteraksi secara tatap muka, Claire memanfaatkan media sosial—termasuk akun Instagram pribadinya, @clairelfons—untuk membagikan berbagai momen aksi sosialnya. Langkah ini ia lakukan bukan untuk mencari pengakuan, melainkan untuk menginspirasi dan menyebarkan semangat bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal kecil.

“Menurut saya, kebaikan itu tidak melulu harus ketemu langsung. Selagi manfaatnya dirasakan dan niatnya tulus, itu sudah jadi kebaikan,” katanya.

Semangat berbagi ini sejalan dengan prinsip hidup Claire untuk terus bertumbuh sebagai pribadi yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Nilai tersebut pula yang mendorongnya membangun karier secara mandiri di dunia usaha dan konten kreator.

Di luar aktivitas profesional dan kegiatan sosial, Claire menjaga keseimbangan hidup dengan menggemari buku, menikmati kopi, serta berolahraga seperti gym, tenis, dan golf. Ia percaya bahwa kesehatan fisik dan mental sama pentingnya dengan pengembangan diri.

Dalam mengelola waktunya, Claire tidak berpatokan pada pembagian durasi yang sama rata, melainkan fokus pada prioritas harian.

“Saya pilih jalani semuanya perlahan saja sambil belajar menentukan prioritas tiap hari. Harapan saya sederhana, semoga saya bisa terus berbagi dan memberikan manfaat,” tuturnya.

Tiga tahun telah berlalu sejak aksi pertamanya di balik kemudi mobil. Hingga kini, Claire terus melangkah dengan keyakinan bahwa membantu sesama bukanlah tentang seberapa besar yang diberikan, melainkan seberapa tulus seseorang meluangkan waktu, perhatian, dan kepeduliannya. (Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |