Distribusi BBM Makassar Diperkuat, Elnusa Petrofin Kerahkan 119 Mobil Tangki

6 hours ago 9

Elnusa Petrofin mengerahkan 119 mobil tangki untuk memperkuat distribusi BBM di Makassar.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR – Peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Makassar dan sekitarnya mendorong penguatan armada serta personel distribusi untuk menjaga pasokan ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Penguatan logistik dilakukan dengan menambah mobil tangki dan awak distribusi yang beroperasi sepanjang 24 jam.

PT Elnusa Petrofin (EPN) menyiagakan lebih dari 500 Awak Mobil Tangki (AMT) dan mengoperasikan 119 mobil tangki untuk mendukung penyaluran BBM PT Pertamina Patra Niaga di wilayah tersebut.

Manager Corporate Communication & Relation PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, mengatakan penguatan sumber daya dilakukan untuk mempercepat distribusi BBM dari depot menuju SPBU. "Sebagai dukungan kepada Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin telah menyiagakan lebih dari 500 Awak Mobil Tangki di wilayah Makassar. Formasi ini mencakup 463 personel reguler, yang kini diperkuat oleh puluhan personel perbantuan tambahan," kata Putiarsa dalam siaran pers, Ahad (13/9/2026).

Dari sisi armada, kata dia, total 119 Mobil Tangki dengan berbagai kapasitas muatan telah dioperasikan di jalur distribusi. Jumlah itu termasuk 10 mobil tangki perbantuan dari wilayah Kendari, Kolaka, dan Donggala, serta 19 unit mobil tangki spot charter yang secara khusus dioperasikan untuk memangkas waktu pengiriman ke SPBU," ujar Putiarsa.

Penguatan distribusi turut dilakukan dari sisi personel. Sekitar 30 awak tambahan didatangkan dari sejumlah wilayah operasional EPN, mulai dari Sumatera dan Kalimantan hingga kawasan Indonesia Timur seperti Bitung dan Jayapura.

Penambahan personel tersebut digunakan untuk mendukung ritase distribusi selama 24 jam. Namun, peningkatan intensitas pengiriman tetap diimbangi dengan pengaturan waktu kerja untuk mengantisipasi risiko kelelahan awak mobil tangki.

Putiarsa menjelaskan, perusahaan menerapkan pola kerja dua hari bertugas dan satu hari libur penuh. Selain itu, seluruh awak diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan atau fit to work sebelum melakukan pengiriman BBM.

Penguatan armada dan personel tersebut merupakan bagian dari aktivitas EPN dalam pengelolaan distribusi energi, termasuk transportasi BBM dari depot menuju titik pelanggan dan pengelolaan fasilitas SPBU.

Dengan tambahan kapasitas logistik tersebut, distribusi BBM di Makassar dan sekitarnya diarahkan tetap berjalan meski terjadi peningkatan kebutuhan. Kelancaran pasokan menjadi faktor penting untuk menjaga aktivitas masyarakat dan sektor usaha yang bergantung pada ketersediaan BBM di wilayah tersebut.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |