Jakarta, CNN Indonesia --
Kiper Gianluigi Donnarumma dianggap sebagai kambing hitam dari kekalahan 0-3 Manchester City dari Real Madrid dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (12/3) dini hari WIB.
Hattrick Federico Valverde membuat Man City terpuruk di ibu kota Spanyol dalam leg pertama itu. Madrid nyaris menang dengan 4-0 jika penalti Vinicius Junior tidak digagalkan Donnarumma.
Meski bisa menggagalkan penalti Vinicius, Donnarumma dianggap sebagai salah satu kambing hitam dari terpuruknya pertahanan Man City pada laga tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pengamat Ally McCoist, gol pertama Valverde pada menit ke-20 jadi pemicu hattrick gelandang Uruguay itu dalam 22 menit. Di mata McCoist, gol itu tidak lepas dari peran Donnarumma.
"Bolanya luar biasa, begitu pula penyelesaiannya, hanya menyentuh bola melewati Donnarumma. Apakah dia menarik lengan kirinya menjauh? Itu sentuhan yang indah (dari Valverde) untuk menjauhkannya dari O'Reilly, mengoper bola melewatinya, lalu ke arah lain," ucap McCoist dikutip dari MEN.
"Gol yang mengerikan untuk kebobolan secara defensif, Anda tidak boleh kebobolan di level mana pun, apalagi level ini, dari tendangan jauh kiper ke area sayap, dua sentuhan dan bola sudah masuk ke gawang," kata McCoist menambahkan.
Meski begitu Donnarumma dibela mantan kiper Man City Joe Hart. Menurut Hart, Donnarumma menarik tangan dan kaki guna menghindari kontak fisik dengan Valverde yang bisa memicu penalti.
"Seperti yang kita lihat, sentuhan luar biasa dari Fede Valverde, tetapi yang saya lihat di sana adalah karena Donnarumma berkomitmen, datang dengan kecepatan tinggi, dia berpikir dia mungkin akan melakukan tekel meluncur di luar kotak penalti."
"Dan saat bola melewatinya, ia membuat keputusan yang diperhitungkan untuk berpikir, 'Aku tidak perlu memberikan penalti dan potensi kartu merah di sini, jadi aku akan mengorbankan gol'," tutur Hart.
(sry/rhr)

2 hours ago
1

















































