Jakarta, CNBC Indonesia - Harga langganan Netflix naik lagi. Biaya berlangganan paling murah Netflix di Amerika Serikat naik dari US$ 7,99 per bulan (Rp 135 ribu) ke US$ 8,99 per bulan (Rp 153 ribu).
Kenaikan harga paket berlangganan Netflix dilaporkan oleh Tech Crunch.
Biaya langganan standar Netflix yang bebas iklan juga naik, dari US$ 17,99 per bulan (Rp 305 ribu) menjadi US$ 19,99 per bulan (Rp 339 ribu). Harga paket premium ikut naik US$ 2 menjadi US$ 26,99 (Rp 458 ribu) per bulan. Kenaikan juga berlaku untuk biaya tambahan pengguna yang tidak serumah.
Netflix menyatakan perubahan harga adalah cerminan dari tambahan konten hiburan selain film dan seri TV serta kualitas layanan yang lebih baik.
Pengguna yang baru mendaftar harus membayar biaya langganan baru mulai 26 Maret, sedangkan biaya langganan pelanggan lama akan berubah dalam beberapa bulan ke depan. Netflix akan memberi tahu soal kenaikan harga sebulan sebelum berlaku.
Kebijakan kenaikan harga langganan ini diambil hanya sekitar 1 tahun setelah penyesuaian terakhir pada Januari 2025. Fitur baru yang ditambahkan Netflix setelah penaikan harga terakhir antara lain adalah podcast video konten live streaming, termasuk pertandingan olahraga. Netflix juga berencana merilis fitur video pendek dan mengubah tampilan di aplikasi.
Kabar terbaru dari Netflix muncul setelah perusahaan tersebut dalam beberapa bulan terakhir terlibat dalam "perang" dengan Paramount Skydance memperbutkan Warner Bros. Discovery.
Netflix bulan lalu akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan negosiasi dengan Warner Bros. Discovery setelah Paramount menaikkan penawaran menjadi US$ 31 per lembar saham.
Dalam website perusahaan, harga langganan Netflix di Indonesia belum berubah. Netflix menawarkan berbagai paket langganan mulai dari Rp 54 ribu per bulan hingga Rp 186 ribu per bulan untuk pengguna di RI.
(dem/dem)
Addsource on Google

14 hours ago
2
















































