Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia akan mengganti Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal).
Hal itu sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas terkait kerja Satgas EBTKE di Istana Negara, Kamis (12/3) sore.
"Mungkin pas hari raya ini sudah bisa action. Pertama kita akan selesaikan adalah diesel-diesel yang dari solar, akan kita selesaikan semua dengan PLTS dan juga geothermal," kata Bahlil usai menghadiri rapat tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahlil menyebut PLTD takkan langsung dihentikan seketika. Namun, secara paralel menyelesaikan pembangunan PLTS yang direncanakan.
"Jadi paralel begitu dibangun, begitu sudah langsung COD (Commercial Operation Date), PLTD-nya dimatikan," katanya.
Selain tu, Bahlil juga akan merevisi dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik di Indonesia (RUPTL) 2025 - 2034.
Hanya saja, Bahlil masih enggan membeberkan lokasi PLTD yang akan dihentikan.
Ia memastikan hal itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan listrik jangka panjang di tengah konflik geopolitik yang memanas.
"Karena itu kita mengoptimalkan seluruh potensi kita yang ada dalam negeri, energi-energi yang bisa kita konversi dari fosil untuk kita bisa lakukan seperti ini," ucapnya.
(mnf/sfr)

4 hours ago
3

















































