Hunter Biden Buka Suara Soal Pengampunan Joe Biden dan Kondisi Kanker Ayahnya

7 hours ago 9
Hunter Biden Buka Suara Soal Pengampunan Joe Biden dan Kondisi Kanker Ayahnya Hunter Biden mengakui dirinya paling beruntung usai dapat pengampunan dari Joe Biden. Ia juga mengungkap kondisi terkini kanker sang ayah yang kian menyebar.(AFP)

HUNTER Biden menyebut dirinya sebagai "orang paling beruntung yang pernah ada" setelah menerima pengampunan presiden (presidential pardon) dari ayahnya, mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Dalam wawancara dengan program Newsnight BBC, ia mengakui keputusan tersebut sebenarnya bukan pilihan yang baik untuk rakyat Amerika maupun warisan politik ayahnya.

Pengampunan penuh dan tanpa syarat itu diberikan oleh Joe Biden pada Desember 2024. Keputusan tersebut mencakup vonis kepemilikan senjata api tingkat federal, kasus pajak, serta seluruh pelanggaran federal yang dilakukannya sepanjang rentang 2014 hingga 2024. Langkah ini memicu kontroversi karena sebelumnya Joe Biden berulang kali berjanji tidak akan mengintervensi kasus hukum putranya.

"Ini adalah sesuatu yang mudah dikritik dan untuk alasan yang baik," kata Hunter Biden. "Ini tidak adil... Yang saya tahu adalah saya bersyukur dia melakukan itu untuk saya."

Hunter berargumen bahwa ayahnya bertindak atas rasa khawatir dirinya akan menjadi target di bawah pemerintahan Donald Trump. Ia menekankan mereka tidak pernah membahas kemungkinan pengampunan tersebut sebelumnya.

"Saya adalah satu-satunya orang di dunia yang bisa mendapatkan apa yang saya dapatkan dari satu-satunya orang di dunia yang bisa memberikannya, ayah saya," tuturnya.

Selain membahas pengampunan, Hunter Biden mengungkap kondisi kesehatan Joe Biden yang kian memburuk. Ia membeberkan kanker yang diidap ayahnya kini telah menyebar.

"Kanker itu telah menyebar, bermetastasis ke tulang-tulangnya dan lebih jauh lagi. Ini sangat menyakitkan dan sangat melemahkan," ungkapnya emosional. "Satu-satunya hal yang saya katakan tentang ayah saya, tentang kesehatannya saat ini, adalah saya berharap dia lebih banyak mengeluh."

Mengenai performa buruk ayahnya dalam debat capres Juni 2024 yang mengakhiri kampanye reboisasi Joe Biden, Hunter mengaku terkejut dan merasakan ada hal yang tidak beres saat menonton dari kediamannya di California. Ia mempertanyakan apakah penyakit kanker tersebut sudah mulai memengaruhi kondisi fisik ayahnya kala itu.

Dalam wawancara tersebut, Hunter juga merefleksikan masa-masa kelamnya saat berjuang melawan kecanduan alkohol dan kokain. Ia menepis anggapan bahwa dirinya merasa kebal hukum karena statusnya sebagai anak presiden.

"Saya tidak meraih apa pun selain kelupaan," jelasnya. Ia menambahkan bahwa kecanduan tersebut adalah caranya melarikan diri dari rasa cemas dan isolasi.

Terkait rumor bahwa dirinya akan terjun ke dunia politik, Hunter secara tegas menampik hal tersebut. Ia menyatakan tidak memiliki minat untuk mencalonkan diri dalam jabatan publik. Sebaliknya, Hunter memilih untuk memfokuskan waktunya mengedukasi masyarakat mengenai pemulihan dari kecanduan.

"Saya percaya bahwa kecanduan dan harapan untuk pulih adalah sesuatu yang menghubungkan kita semua," pungkasnya. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |