REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menempati peringkat ketujuh nasional dalam pemeringkatan EduRank 2026 bidang Communications and Public Relations. UMB juga berada di peringkat pertama di Jakarta dan tercatat sebagai perguruan tinggi swasta dengan posisi tertinggi di Ibu Kota untuk bidang tersebut.
Pemeringkatan EduRank yang diperbarui pada 15 Maret 2026 menggunakan kinerja penelitian sebagai dasar penilaian, termasuk publikasi akademik dan sitasi. Dalam bidang Communications and Public Relations, UMB tercatat memiliki 1.032 publikasi dengan 4.799 sitasi, yang menempatkannya di peringkat ke-43 Asia dan ke-450 dunia.
Kinerja riset UMB juga tercatat dalam pemeringkatan berbasis SINTA Score Overall. Program Studi Ilmu Komunikasi UMB berada di peringkat keenam di antara perguruan tinggi dengan SINTA Score Overall tertinggi pada bidang Ilmu Komunikasi, dengan SINTA Score Overall 10.124 dan SINTA Score 3Yr sebesar 4.961.
Berdasarkan data SINTA, profil Program Studi Ilmu Komunikasi UMB mencatat 91 penulis yang terafiliasi. Keluaran publikasi dosen juga tercatat dalam sejumlah basis data, termasuk Scopus, Garuda, dan Google Scholar.
Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UMB Ahmad Mulyana mengatakan, capaian tersebut berkaitan dengan penguatan kegiatan riset dan publikasi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. “Bagi kami, capaian ini bukan sekadar tentang angka pemeringkatan. Ini adalah hasil dari proses yang kami bangun secara bertahap,” kata Ahmad, Senin (14/9/2026).
Dalam empat tahun terakhir, FIKOM UMB mengembangkan pendampingan penelitian, skema riset internal, peningkatan kapasitas publikasi dosen, serta mendorong dosen mengikuti hibah penelitian eksternal. Kegiatan riset tersebut kemudian diarahkan tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga mendukung pembelajaran dan kolaborasi akademik.
“Jadi, ketika kinerja riset FIKOM tercermin dalam EduRank dan SINTA, kami melihatnya sebagai hasil dari budaya akademik yang mulai tumbuh,” ujar Ahmad.
EduRank dan SINTA menggunakan pendekatan yang berbeda dalam mengukur kinerja perguruan tinggi. EduRank memberikan gambaran posisi penelitian dalam konteks internasional berdasarkan publikasi dan sitasi, sedangkan SINTA mengukur kinerja publikasi dan sitasi dalam ekosistem riset Indonesia.
Menurut Ahmad, pemeringkatan tersebut menjadi salah satu indikator untuk mengevaluasi perkembangan riset FIKOM UMB. Fakultas juga menargetkan penguatan kolaborasi nasional dan internasional serta peningkatan kontribusi penelitian terhadap perkembangan ilmu komunikasi, industri, dan masyarakat.
Pengembangan riset tersebut berjalan seiring dengan perubahan industri komunikasi yang dipengaruhi teknologi digital. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga perlu memiliki kemampuan riset, menghasilkan karya, menggunakan teknologi, dan memahami persoalan komunikasi yang berkembang di masyarakat.

4 hours ago
8














































