IM3 Perkuat Perlindungan Digital Lewat SATSPAM+ di Tengah Maraknya Scam Ramadhan

1 week ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Tak bisa dipungkiri, bulan suci Ramadhan menjadi momen rawan bagi penipuan digital. Lonjakan aktivitas komunikasi dan transaksi daring mulai dari belanja kebutuhan Lebaran, transfer THR, hingga sedekah online menjadi celah bagi pelaku kejahatan siber untuk menipu masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, kasus penipuan digital selama Ramadhan meningkat hingga 34,7 persen. Sebanyak 89 persen penipuan terjadi melalui WhatsApp, sementara 64 persen lainnya melalui panggilan telepon. Data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat, laporan penipuan paling banyak berasal dari Pulau Jawa. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri, tercatat 7.034 laporan hingga November 2025 dengan total kerugian mencapai Rp 143,88 miliar.

Menanggapi kondisi ini, IM3 dari Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Spam dan Scam Plus) sebagai layanan perlindungan digital pertama di Indonesia untuk panggilan WhatsApp. 

"Kondisi ini mendorong IM3 menghadirkan SATSPAM+ sebagai solusi perlindungan digital bagi masyarakat, terutama kelompok produktif seperti pekerja kantoran, pelaku UMKM, pengemudi ojek online, tenaga kesehatan, hingga mahasiswa," kata EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, Jumat (21/2/2026).

Fahd menjelaskan, fitur ini dirancang untuk mendeteksi dan mencegah potensi penipuan secara real-time. Fitur SATSPAM+ ini sudah dilengkapi deteksi otomatis dan bekerja secara real-time untuk mendeteksi, memblokir nomor mencurigakan dari SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call. 

Ia mengungkap, sejak peluncuran awal pada Agustus 2025, respons pelanggan terhadap fitur ini terus meningkat.

"Perlindungan digital kini menjadi kebutuhan utama masyarakat, terutama saat periode seperti Ramadhan ketika komunikasi dan transaksi meningkat. Kami ingin pelanggan dapat beraktivitas lebih tenang tanpa khawatir terhadap ancaman penipuan digital," ujarnya.

Sementara itu, SVP Head of Marketing Circle Java Indosar Ooredoo Hutchison, Adiyanto Adhikusumo, menambahkan lewat fitur ini, IM3 ingin mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya penipuan digital, khususnya selama bulan Ramadhan. Perusahaan berupaya mengedukasi pelanggan agar terhindar dari modus scam dan penyalahgunaan kode OTP.

Menurutnya, banyak masyarakat yang menerima telepon dari nomor tidak dikenal atau pesan WhatsApp yang meminta korban mengklik tautan maupun membagikan kode OTP.

"Di bulan Ramadhan biasanya ada kenaikan potensi penipuan. Karena di periode ini banyak masyarakat mendapatkan rezeki atau penghasilan lebih, sehingga potensi menjadi target penipuan juga semakin besar," ungkapnya.

Adhi mengatakan, fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan IM3 dan dapat diaktifkan dengan mudah melalui aplikasi MyIM3.

"Seluruh pelanggan bisa mengaktifkannya dengan mudah melalui aplikasi MyIM3," ujarnya.

Selain fitur SATSPAM+, IM3, lanjutnya, juga menghadirkan Paket Ramadhan SATSPAM+, di mana seluruh pelanggan otomatis mendapatkan perlindungan tanpa biaya tambahan. Untuk pelanggan IM3 Platinum, fitur ini termasuk layanan pascabayar dengan manfaat tambahan seperti roaming ke Malaysia dan Singapura, serta promo kuota tambahan selama Ramadhan.

Layanan ini ditopang jaringan AIvolusi5G, perpaduan kecerdasan buatan dan teknologi 5G, sehingga koneksi tetap cepat dan aman meski komunikasi digital meningkat tajam selama Ramadhan. Di Yogyakarta, jaringan 5G IM3 telah menjangkau 24 kecamatan dengan sekitar 305 BTS aktif untuk menjaga stabilitas layanan di pusat perbelanjaan, kawasan pendidikan, permukiman, hingga hub transportasi.

"Kehadiran 5G ini didukung hampir 305 BTS aktif yang terintegrasi dengan teknologi berbasis AI, memastikan kualitas konektivitas tetap stabil di tengah dinamika penggunaan pelanggan," ungkapnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |