Iran Klaim Israel Mau Serang Pelabuhan BBM UEA usai Kilang Saudi

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Israel disebut ingin mengebom pelabuhan pengisian bahan bakar Uni Emirat Arab Fujairah setelah menyerang kilang minyak Arab Saudi, Aramco.

Sumber militer yang bicara kepada media Iran Tasnim mengatakan hasil intelijen menyimpulkan Pelabuhan Fujairah menjadi salah satu target serangan Israel setelah Aramco.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan data intelijen yang diberikan kepada kami, pelabuhan Fujairah di UEA juga menjadi salah satu target berikutnya Israel dalam false flag operation. Rezim ini berniat menyerangnya," kata sumber tersebut.

False flag operation adalah operasi suatu negara yang dirancang seolah-olah dilakukan oleh negara lain untuk memanipulasi opini publik.

Menurut sumber militer Iran tersebut, operasi ini telah dijalankan Israel dalam serangan di Aramco pada Senin (2/3), yang dituduh Negeri Zionis dilancarkan oleh Iran.

Mengenai serangan di Aramco, sumber militer itu mengatakan Israel menuding Iran agar Saudi terkecoh dan menyerbu Iran.

"Serangan ke Aramco merupakan operasi 'false flag' Israel. Tujuannya untuk mengalihkan negara-negara kawasan dari kejahatan mereka menyerang lokasi-lokasi sipil di Iran," katanya, seperti dikutip Tasnim.

"Iran telah secara gamblang mengumumkan bahwa mereka akan menargetkan semua kepentingan, instalasi, dan fasilitas Amerika dan Israel di kawasan itu, dan telah menyerang banyak di antaranya sejauh ini, tetapi fasilitas Aramco belum termasuk di antara target serangan Iran sejauh ini," lanjut sumber tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Revanchi sebelumnya juga menegaskan Teheran sama sekali tidak menargetkan kilang minyak di negara-negara Timur Tengah.

"Kami tidak bertanggung jawab atas (serangan) itu. Kami sudah menghubungi Saudi. Kami membahas isu ini dan bahwa Iran tidak bertanggung jawab atas serangan terhadap penyulingan minyak di Arab Saudi," kata Takht-Revanchi menjawab pertanyaan jurnalis CNN soal tuduhan bahwa Iran menyerang fasilitas minyak di Timur Tengah.

"Kami sudah secara resmi telah mengumumkan bahwa (fasilitas minyak) itu bukan target angkatan bersenjata Iran," tambah dia.

Ras Tanura, yang terletak di pantai timur Arab Saudi di sepanjang Teluk Persia, berfungsi sebagai salah satu pusat penyulingan dan ekspor minyak utama kerajaan. Kilang ini milik perusahaan minyak dan gas negara, Saudi Aramco.

(blq/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |