Warga berfoto dengan latar Istana Bogor saat berwisata ke Kebun Raya Bogor, Jawa Barat(MI/Ramdani)
ISTANA Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, terbuka untuk warga Kota Bogor saat peringatan HUT ke-81 RI. Acara tersebut merupakan jamuan rakyat yang digelar Senin (17/8).
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menjelaskan Istana Kepresidenan Bogor dibuka untuk masyarakat agar mereka dapat melihat secara langsung suasana Istana yang selama ini lebih banyak disaksikan dari luar pagar.
"Ini bisa menjadi sebuah tradisi di mana antara masyarakat dan pemerintah itu tidak ada jarak, sehingga masyarakat bukan hanya melihat dari sisi luar pagar saja," kata dia di Bogor, Senin (17/8).
Dedie mengatakan warga yang ikut jamuan rakyat di Istana Bogor merupakan masyarakat prasejahtera atau kelompok desil satu yang berasal dari 68 kelurahan di Kota Bogor. Kelurahan setempat memfasilitasi akomodasi para warga untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Jamuan rakyat terselenggara melalui kerja sama antara Istana Kepresidenan Bogor dengan Pemerintah Kota Bogor dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
"Kepala Istana Kepresidenan Bogor bekerja sama dengan Pemkot Bogor dan Forkopimda mengundang perwakilan dari 68 kelurahan di Kota Bogor untuk ikut dalam jamuan rakyat," kata dia.
Sebelum jamuan rakyat di Istana Bogor, Dedie bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan ribuan warga mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI serta pengibaran bendera Merah Putih secara virtual dari halaman Istana Kepresidenan Bogor.
Sebelum jamuan rakyat dimulai, warga juga mengikuti doa bersama yang dipimpin Habib Hasan untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi. Masyarakat yang hadir di kawasan Istana Kepresidenan Bogor, dapat menikmati berbagai kegiatan mulai dari jamuan kuliner, perlombaan, hiburan dan pembagian hadiah. (Ant/H-4)














































