Jakarta, CNBC Indonesia - Dua panda raksasa dari Tiongkok akan menuju Atlanta berdasarkan kesepakatan konservasi baru selama 10 tahun.
Asosiasi Konservasi Satwa Liar Tiongkok mengumumkan pada hari Jumat bahwa panda Ping Ping, seekor jantan, dan Fu Shuang, seekor betina, akan tinggal di Kebun Binatang Atlanta.
Mengutip Channel News Asia, organisasi tersebut telah menandatangani perjanjian penelitian dengan kebun binatang Amerika Serikat tahun lalu, seraya mencatat bahwa kesepakatan tersebut melanjutkan "ikatan panda" yang dimiliki oleh masyarakat kedua negara selama lebih dari 20 tahun.
Pasangan panda tersebut berasal dari Pusat Penelitian Pengembangbiakan Panda Raksasa Chengdu di provinsi Sichuan barat daya, menurut pernyataan tersebut.
"Kebun Binatang Atlanta sangat senang dan merasa terhormat karena sekali lagi dipercaya sebagai penjaga spesies yang berharga ini," kata presiden kebun binatang Raymond B King dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (25/4/2026)
"Kami tidak sabar untuk bertemu Ping Ping dan Fu Shuang."
Kebun binatang tersebut menyambut panda raksasa pertamanya, Yang Yang dan Lun Lun, ketika mereka tiba pada tahun 1999.
Pasangan itu menghasilkan tujuh anak selama perjanjian 25 tahun sebelum kembali ke Tiongkok dengan dua anak termuda mereka pada tahun 2024, ketika perjanjian itu berakhir.
Pihak AS telah mempersiapkan kedatangan Ping Ping dan Fu Shuang dengan merenovasi habitat mereka agar "lebih nyaman dan lebih aman", kata asosiasi Tiongkok tersebut.
Kabar tentang panda ini muncul menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing bulan depan.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan pada hari Jumat bahwa kesepakatan baru ini akan berkontribusi pada kesejahteraan panda raksasa dan persahabatan antara rakyat Tiongkok dan AS.
(haa/haa)
Addsource on Google

2 hours ago
3

















































