Jakarta, CNN Indonesia --
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengklaim bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump adalah sosok pribadi yang suka membaca dan kutu buku.
Hal itu disampaikan Leavitt dalam acara Turning Point USA bersama Erika Kirk di George Washington, University, Kamis (2/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leavitt menceritakan nasehat yang diberikan pendahulunya, Dana Perino, sebelum ia resmi menjadi Juru Bicara Gedung Putih.
Perino, menurut Leavitt, berpesan agar ia harus menjadi seseorang yang paling banyak membaca jika menerima pekerjaan sebagai Juru Bicara Gedung Putih.
"Dan saya mencoba untuk menjadi itu [selalu membaca] setiap hari, dan Donald Trump juga selalu begitu [membaca]. Pria itu tak pernah melewatkan satu berita pun," ujar Leavitt, melansir Huff Post.
Padahal, sebelum ini banyak laporan yang menyoroti kurangnya minat membaca Trump. The Washington Post, misalnya, yang pernah menyebut bahwa Trump tak suka membaca laporan intelijen harian selama masa jabatan pertamanya. Alih-alih membaca laporan, Trump lebih senang mendengar pengarahan lisan.
"Setelah beberapa bulan, Trump memperjelas bahwa dia tidak tertarik untuk meninjau salinan pribadi laporan intelijen tertulis yang dikenal sebagai PDB," lapor Washington Post tahun 2018 lalu.
Sebuah artikel terpisah yang dirilis tahun 2016 juga merinci bagaimana seorang Trump jarang membaca sebelum terjun ke dunia politik.
"Saya tidak pernah punya waktu [untuk membaca]. Saya selalu sibuk melakukan banyak hal. Sekarang saya mungkin lebih sibuk dari sebelumnya," ujar Trump kala itu.
Trump juga pernah mengatakan pada Axios sebelum pelantikan pertamanya tentang kesukaannya dalam mendapatkan informasi yang berupa poin-poin singkat.
"Saya suka poin-poin penting atau sesingkat mungkin. Saya tidak butuh [laporan panjang]. Anda tahun, laporan 200 halaman tentang sesuatu yang bisa ditangani dalam satu halaman," ujarnya.
Klaim Leavitt pun dengan cepat memicu reaksi netizen di media sosial. Banyak netizen yang melongo meragukan klaim Leavitt dan mencuit respons-respons nyinyir.
"Karoline Leavitt telah mengatakan banyak hal yang menggelikan sejak menjadi sekretaris pers. Tapi, 'Donald Trump gemar membaca' tidak diragukan lagi adalah yang paling menggelikan," tulis seorang netizen.
"Mereka semua membicarakan tentang dia [Donald Trump] yang membaca segalanya dan memiliki pengetahuan ensiklopedia tentang Timur Tengah. Dia akan memecahkan soal-soal matematika yang belum terpecahkan pada akhir masa jabatannya," ujar netizen yang lain.
(asr)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
1

















































