KAI Luncurkan Dua Lokomotif Langsir dengan Livery Ikonik di Era 90-an

3 hours ago 1

Peserta dari berbagai komunitas railfans berfoto di dekat lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) usai peresmian dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya sebagai bagian dari upaya beautifikasi dan preservasi lokomotif bernilai sejarah. (FOTO : Republika/Prayogi)

Wakil Direktur Utama PT KAI (Persero) Dody Budiawan (kanan) bersama EVP Balai Yasa Manggarai Istiko Teguh Prasetyo (kiri) saat meresmikan dua lokomotif dengan livery lawas ikonik yakni lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121 dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) mengenakan livery merah-biru era 1991–2008, sedangkan lokomotif D30121 menggunakan livery putih dengan dua garis biru era 1995–2010. (FOTO : Republika/Prayogi)

Peserta dari berbagai komunitas railfans berada di dalam lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) usai peresmian dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya sebagai bagian dari upaya beautifikasi dan preservasi lokomotif bernilai sejarah. (FOTO : Republika/Prayogi)

Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121 diperlihatkan saat peresmian dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya sebagai bagian dari upaya beautifikasi dan preservasi lokomotif bernilai sejarah. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) mengenakan livery merah-biru era 1991–2008, sedangkan lokomotif D30121 menggunakan livery putih dengan dua garis biru era 1995–2010. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) merupakan buatan pabrikan Henschel und Sohn AG, Kassel, Jerman, pada 1984, yang dirancang untuk operasional langsir dan kereta api jarak pendek. Sementara itu, lokomotif D30121 diproduksi oleh Friedrich Krupp AG, Essen, Jerman, pada 1962, dan didesain khusus untuk operasional langsir di emplasemen stasiun maupun depo kereta api. (FOTO : Republika/Prayogi)

Wakil Direktur Utama PT KAI (Persero) Dody Budiawan (kiri) bersama EVP Balai Yasa Manggarai Istiko Teguh Prasetyo (kanan) saat meresmikan dua lokomotif dengan livery lawas ikonik yakni lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121 dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). KAI meluncurkan dua lokomotif langsir dengan tampilan livery ikonik era-90an. (FOTO : Republika/Prayogi)

Peserta dari berbagai komunitas railfans berfoto di dekat lokomotif D30121 usai peresmian dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya. (FOTO : Republika/Prayogi)

Peserta dari berbagai komunitas railfans mengamati Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121 usai peresmian dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya sebagai bagian dari upaya beautifikasi dan preservasi lokomotif bernilai sejarah. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) mengenakan livery merah-biru era 1991–2008, sedangkan lokomotif D30121 menggunakan livery putih dengan dua garis biru era 1995–2010. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) merupakan buatan pabrikan Henschel und Sohn AG, Kassel, Jerman, pada 1984, yang dirancang untuk operasional langsir dan kereta api jarak pendek. Sementara itu, lokomotif D30121 diproduksi oleh Friedrich Krupp AG, Essen, Jerman, pada 1962, dan didesain khusus untuk operasional langsir di emplasemen stasiun maupun depo kereta api. (FOTO : Republika/Prayogi)

Peserta dari berbagai komunitas railfans berfoto di dekat lokomotif D30121 usai peresmian dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya sebagai bagian dari upaya beautifikasi dan preservasi lokomotif bernilai sejarah. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) mengenakan livery merah-biru era 1991–2008, sedangkan lokomotif D30121 menggunakan livery putih dengan dua garis biru era 1995–2010. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) merupakan buatan pabrikan Henschel und Sohn AG, Kassel, Jerman, pada 1984, yang dirancang untuk operasional langsir dan kereta api jarak pendek. Sementara itu, lokomotif D30121 diproduksi oleh Friedrich Krupp AG, Essen, Jerman, pada 1962, dan didesain khusus untuk operasional langsir di emplasemen stasiun maupun depo kereta api. (FOTO : Republika/Prayogi)

Peserta dari berbagai komunitas railfans mengamati lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) usai peresmian dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya sebagai bagian dari upaya beautifikasi dan preservasi lokomotif bernilai sejarah. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) mengenakan livery merah-biru era 1991–2008, sedangkan lokomotif D30121 menggunakan livery putih dengan dua garis biru era 1995–2010. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) merupakan buatan pabrikan Henschel und Sohn AG, Kassel, Jerman, pada 1984, yang dirancang untuk operasional langsir dan kereta api jarak pendek. Sementara itu, lokomotif D30121 diproduksi oleh Friedrich Krupp AG, Essen, Jerman, pada 1962, dan didesain khusus untuk operasional langsir di emplasemen stasiun maupun depo kereta api. (FOTO : Republika/Prayogi)

Wakil Direktur Utama PT KAI (Persero) Dody Budiawan (kiri) bersama EVP Balai Yasa Manggarai Istiko Teguh Prasetyo (kanan) saat meresmikan dua lokomotif dengan livery lawas ikonik yakni lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121 dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya sebagai bagian dari upaya beautifikasi dan preservasi lokomotif bernilai sejarah. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) mengenakan livery merah-biru era 1991–2008, sedangkan lokomotif D30121 menggunakan livery putih dengan dua garis biru era 1995–2010. Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) merupakan buatan pabrikan Henschel und Sohn AG, Kassel, Jerman, pada 1984, yang dirancang untuk operasional langsir dan kereta api jarak pendek. Sementara itu, lokomotif D30121 diproduksi oleh Friedrich Krupp AG, Essen, Jerman, pada 1962, dan didesain khusus untuk operasional langsir di emplasemen stasiun maupun depo kereta api. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peserta dari berbagai komunitas railfans mengamati Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121 usai peresmian dalam acara Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Dua lokomotif, yakni BB3068414 (d/h BB30619) dan D30121, menampilkan livery ikonik yang pernah digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masanya sebagai bagian dari upaya beautifikasi dan preservasi lokomotif bernilai sejarah.

Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) mengenakan livery merah-biru era 1991–2008, sedangkan lokomotif D30121 menggunakan livery putih dengan dua garis biru era 1995–2010. 

sumber : Republika

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |