Kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, Kapal ASDP Bantu Evakuasi

4 days ago 3
Kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, Kapal ASDP Bantu Evakuasi KMP Putri Yasmin terbakar.(Dok. Antara)

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan dukungan penuh terhadap proses evakuasi dan penanganan penumpang KMP Putri Yasmin yang mengalami insiden kebakaran kapal di lintasan Padangbai-Lembar, Rabu (12/8/2026). Kapal milik operator PT Jemla tersebut dilaporkan terbakar di perairan Selat Lombok pada pukul 04.30 WITA.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa sebagai operator Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar, pihaknya telah mengerahkan kewenangan dan fasilitas pelabuhan untuk mendukung koordinasi dengan KSOP serta Basarnas.

"Fokus utama kami saat ini adalah mendukung proses evakuasi dan memastikan penumpang yang berhasil dievakuasi mendapatkan penanganan sebaik-baiknya. ASDP bersama seluruh pihak terus mengerahkan dukungan yang diperlukan," ujar Heru dalam keterangan resminya di Mataram.

Keterlibatan KMP Portlink II dalam Evakuasi

Dalam aksi penyelamatan tersebut, ASDP mengerahkan KMP Portlink II yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian. Kapal milik ASDP ini berhasil mengevakuasi sebanyak 35 orang penumpang dan langsung membawa mereka menuju Pelabuhan Lembar untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami memastikan seluruh fasilitas yang dibutuhkan telah siap saat penumpang tiba di pelabuhan. Koordinasi dengan instansi terkait terus berjalan agar penanganan dilakukan secara cepat dan tepat," tambah Heru.

Data Korban dan Koordinasi Lintas Instansi

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengonfirmasi bahwa tim SAR gabungan telah mengintensifkan pencarian sejak laporan diterima pada pukul 04.15 WITA. Berdasarkan data sementara di Posko SAR, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 173 orang.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Lembar, Syamsurizal, menekankan bahwa keterlibatan kapal-kapal di sekitar lokasi merupakan bagian dari respons cepat terhadap keadaan darurat. Hingga saat ini, proses pendataan dan koordinasi masih terus berlangsung di wilayah Lembar.

ASDP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penanganan awak kapal dan penumpang terdampak melalui kesiapan personel dan fasilitas kepelabuhanan hingga seluruh proses dinyatakan selesai oleh instansi berwenang. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |