Kepadatan Penduduk di Kota Cimahi Disebut Setara Jakarta Pusat

3 hours ago 2

Badut bersama para cosplayer super hero dari komunitas Badut Cimahi menghibur masyarakat saat kegiatan membagikan takjil di jalan Aruman, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Selasa (3/3/2026)

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Cimahi, Jawa Barat masuk menjadi salah satu kota terpadat penduduk di Jawa Barat yaitu 14-15 ribu jiwa per kilometer persegi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, pada tahun 2026 ini penduduk Kota Cimahi tercatat sebanyak 614 ribu jiwa. 

Kepadatan penduduk itu tak sebanding dengan luas wilayah Kota Cimahi yang hanya memiliki luas 42,43 kilometer persegi, dengan tiga kecamatan dan lima belas kelurahan. Bahkan, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira bahkan menyebut kepadatan penduduk di Kota Cimahi sudah setara dengan Kota Jakarta Pusat pada setiap kilometer perseginya.

"Tingkat kepadatan penduduk kita hari ini sudah mencapai 14 ribu jiwa per kilometer persegi. Artinya sama dengan Kota Jakarta Pusat, dengan luasan wilayah yang tentu hanya segitu-segitu saja," kata Adhitia saat ditemui, Sabtu (25/4/2026).

Penataan dan pengentasan masalah kepadatan penduduk mesti diselesaikan secara komprehensif. Sebab, lahan terbuka di Kota Cimahi semakin minim seiring terus berkembangnya hunian. Huniah vertikal di tengah keterbatasan lahan pun menjadi konsep yang paling tepat.

"Contoh, bagaimana mengenai kawasan residensial. Kita sudah tidak bisa berbicara lagi landed house, tapi harus berbicara ke depan itu arahnya adalah vertical house karena kita tahu Cimahi itu lahannya kan sangat terbatas," ujar Adhitia.

Kepadatan penduduk tak cuma dihadapkan pada persoalan hunian, namun juga permasalahan sosial, ekonomi, hingga lingkungan. Semua masalah itu tentu mesti diselesaikan secara berkesinambungan. Pengentasan masalah itu sudah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Cimahi.

"Permasalahan mendasar inu juga butuh kajian yang sangat matang. Intinya, kita sudah punya RPJPD dan kita tinggal melakukan penyesuaian RPJPD ini ke depan untuk jauh lebih sesuai lagi, sehingga Cimahi walaupun semakin padat tetap layak untuk warga atau penduduknya," jelas dia.

Pemkot Cimahi juga tengah menunggu revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat yang nantinya akan diikuti di Kota Cimahi. "Kami menunggu perubahan tata ruang di provinsi, perubahan RTRW di provinsi, sehingga kita harus bisa lebih melakukan penyesuaian tata ruang," kata Adhitia.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |