Konglomerat RI Jual Lahan Strategis di Singapura, Harga Rp1,5 Triliun!

6 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Lahan Freehold di Singapura dilaporkan dijual senilai US$118 juta atau Rp 1,5 triliun. Pemiliknya adalah Pacific Eagle Real Estate, yang merupakan perusahaan investasi dan pengembang properti milik konglomerat Indonesia, Sukanto Tanoto dan keluarganya.

Lahan tersebut berada di Jalan Bukit Timah dan Jalan Duke Distrik 10. Pacific Eagle memiliki luas lahan 18.512 kaki persegi.

Agen pemasaran Cushman & Wakefield menjelaskan lokasi itu untuk penggunaan komersial dan perumahan dengan rasio luas lahan kotor 3,0. Lahan itu juga mendapatkan izin untuk dibangun kembali menjadi proyek multifungsi lima lantai.

Saat ini, lahan digunakan untuk bangunan empat lantai. Lantai dasar untuk empat penyewa ritel dan makanan & minuman. Lahan atas disewakan untuk operator hunian.

Lokasi tersebut berjarak kurang dari 1 km dari SD Nanyang dan SD Putri Raffles. Ada juga institusi lain dari Institusi Hwa Chong, SMA Putri Nanyang, SMP Nasional, Sekolah Putri China Singapura, dan Institut St. Joseph.

Kawasan Bukit Timah juga dekat dengan Stasiun MRT Botanic Gardens, berjarak hanya 300 meter.

Berbagai fasilitas lain yang ada di sekitarnya termasuk Ada Road Food Centre, Serene Centre, Cluny Court dan Coronation Plaza.

Harga tanah di lokasi tersebut sekitar $2.193 (Rp 29 juta) per kaki persegi per rasio plot. Penjualan dilakukan dengan pengajuan pernyataan minat oleh Cushman & Wakefield, batas waktunya pada 5 Mei 2026 mendatang.

Agen menyebut properti sebagai kesempatan langka memiliki lahan pengembang ulang hak milik di Bukit Timah.

(hsy/hsy)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |