Bintang The Devil Wears Prada, Meryl Streep.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris peraih Oscar, Meryl Streep, mengungkapkan pandangannya soal perubahan industri film Hollywood menjelang perilisan sekuel "The Devil Wears Prada" yang dijadwalkan tayang pada 1 Mei mendatang. Dalam wawancara terbaru, Streep mengenang bagaimana film pertamanya dulu dipandang sebelah mata.
la menyebut film tersebut sempat dilabeli sebagai 'chick flick' atau film khusus perempuan sehingga hanya mendapatkan anggaran terbatas. Film yang juga dibintangi Anne Hathaway itu menampilkan Streep sebagai editor mode berpengaruh bernama Miranda Priestly dan Hathaway sebagai asistennya, Andy.
Menurut Streep, label 'chick flick' kini sudah tidak relevan. Terutama setelah kesuksesan "Barbie" dan "Mamma Mia!" yang menunjukkan bahwa film bertema perempuan tetap diminati oleh banyak orang.
"Label itu sudah tidak cocok lagi, setelah banyak film yang mengejutkan studio karena terbukti diminati penonton meskipun berpusat pada karakter perempuan," kata Streep dilansir dari Variety, Ahad (5/4/2026).
Streep mengaku sempat mendiskusikan hal ini dengan sutradara "Barbie", Greta Gerwig, yang dikabarkan akan bekerja sama dengannya dalam proyek film "Narnia" untuk Netflix. Ternyata film "Barbie" pun menghadapi tantangan anggaran jika dibandingkan dengan produksi lain.
Adapun untuk sekuel "Devil Wears Prada 2", Streep mengatakan bahwa pihak studio kini memberikan dukungan finansial penuh. "Yang ini, mereka benar-benar mengeluarkan uang," kata dia.
Sekuel tersebut akan kembali mempertemukan karakter Miranda Priestly dan Andy dalam cerita yang menyoroti krisis industri jurnalisme cetak saat ini.
Selain itu, Streep juga membagikan inspirasi di balik karakter Miranda Priestly. Meski banyak yang mengaitkannya dengan tokoh nyata Anna Wintour dari novel karya Lauren Weisberger, Streep justru mengaku terinspirasi oleh dua sutradara ternama yakni Mike Nichols dan Clint Eastwood.
Menurutnya, gaya kepemimpinan Nichols yang penuh humor halus serta ketenangan Eastwood di lokasi syuting membentuk karakter Miranda.
"Kalau mereka punya anak, itulah Miranda Priestly. Karena cara mereka memimpin di lokasi syuting. Mike dikenal dengan pendekatan humor halus, sementara Clint lebih tenang dan tidak pernah meninggikan suara," kata dia.

12 hours ago
2
















































