Sempat terancam penalti akibat dugaan pelanggaran bendera kuning di F1 GP Inggris 2026, FIA akhirnya merilis keputusan resmi untuk Lewis Hamilton. Simak di sini!(Formula 1)
PENGAWAS balapan (stewards) FIA resmi mengumumkan keputusan terkait investigasi pasca-balapan yang melibatkan pembalap tuan rumah, Lewis Hamilton. Pembalap gaek tersebut dipastikan lolos dari penalti berat dan berhak mempertahankan podium ketiga yang diraihnya dalam balapan Formula 1 Grand Prix Inggris 2026 penuh drama di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026).
Sebelumnya, nasib podium Hamilton sempat berada di ujung tanduk setelah ia dipanggil oleh pengawas balapan atas dugaan pelanggaran bendera kuning (yellow flag infringement). Insiden tersebut terjadi pada lap ke-38 ketika bendera kuning berkibar setelah mobil Audi milik Nico Hulkenberg mogok di tepi lintasan. Juara dunia tujuh kali itu dituduh tidak mengurangi kecepatan mobilnya sebagaimana mestinya saat melintasi zona tersebut.
Hamilton bahkan sempat pasrah sebelum menghadiri sidang bersama perwakilan timnya. "Saya kemungkinan besar akan mendapatkan penalti saat ini juga," ujar Hamilton sesaat setelah menemui pengawas balapan, seperti dikutip dari Sky Sports F1. "Saya melewati bendera kuning dan saya tidak melihatnya. Melakukan false start, bendera kuning – ketika hujan turun, ia akan mengguyur deras."
Namun, setelah meninjau data pelacakan posisi, rekaman video, catatan waktu, telemetri, serta video dari dalam mobil, stewards memutuskan hanya memberikan teguran resmi (reprimand) kepada Hamilton. Ini merupakan teguran pertama yang diterima sang pembalap sepanjang musim ini.
Dalam dokumen keputusan resmi, stewards menjelaskan adanya sejumlah faktor meringankan yang membuat Hamilton terhindar dari sanksi pengurangan waktu. Berdasarkan bukti yang ada, Hamilton diketahui telah memasuki sektor tersebut sebelum panel lampu kuning atau bendera kuning diaktifkan di Tikungan 9. Indikator kuning pada layar setir mobilnya baru muncul dalam waktu yang sangat singkat ketika ia sudah berada di lintasan lurus menuju Tikungan 10 dan mendekati akhir zona bendera kuning.
Selain itu, stewards juga mempertimbangkan fakta bahwa sesaat sebelum memasuki sektor tersebut, Hamilton sedang terlibat pertarungan sengit dengan pembalap Red Bull, Max Verstappen. Hal itu membuat fokus perhatiannya lebih banyak tertuju pada kaca spion untuk mengantisipasi serangan balasan dari Verstappen, ketimbang panel lampu di ujung sektor.
Balapan di Silverstone sendiri terbilang sangat berliku bagi Hamilton. Di awal lomba, ia sempat dijatuhi penalti waktu lima detik akibat melakukan curi start (false start). Meskipun sempat merosot, ia berhasil merangkak naik ke posisi kedua. Sial baginya, keputusan untuk masuk pit saat Safety Car keluar di akhir balapan justru membuatnya disalip oleh rekan setimnya, George Russell, yang memilih bertahan di lintasan. Balapan yang berakhir di bawah kawalan Safety Car tersebut akhirnya dimenangi oleh Charles Leclerc, diikuti Russell di posisi kedua, dan Hamilton melengkapi podium di tempat ketiga. (Formula 1/Z-2)















































