REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) pada Rabu (16/8/2026). Jalur transportasi umum berbasis rel yang menyambungkan Kelapa Gading dengan Manggarai itu diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, LRT Jakarta ini melayani perjalanan sepanjang 12,2 kilometer dan melintasi 11 stasiun. Menurut dia, nilai investasi yang telah dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta sekitar Rp 12,1 triliun untuk membangun LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Manggarai.
"Pada hari ini, 16 September 2026, kita memulai tonggak baru untuk transportasi di Jakarta, dengan telah diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai, yang panjangnya 12,2 kilometer, investasinya 12,1 triliun, 11 stasiun," kata dia di Stasiun LRT Manggarai, Rabu.
LRT Jakarta diperkirakan memiliki waktu tunggu atau headway sekitar 13 menit. Adapun waktu tempuh perjalanan dari Kelapa Gading ke Manggarai atau sebaliknya diperkirakan memakan waktu sekitar 28 menit.
Pramono mengatakan, pihaknya memberlakukan tarif khusus Rp 8 selama delapan hari sejak peresmian. Tarif khusus itu diterapkan agar masyarakat luas dapat menjajal LRT Jakarta yang telah tersambung sampai Manggarai.
"Kita ketahui bersama bahwa tadi ketika saya dengan Bapak Presiden dan atas arahan beliau, kami akan menggratiskan selama 8 hari mulai hari ini, dan hanya dikenakan Rp 8 selama delapan hari. Mudah-mudahan ini sebagai bagian juga dari sosialisasi," kata dia.
Setelah masa sosialisasi itu, Pemprov DKI Jakarta akan kembali menerapkan tarif normal, yaitu Rp 5.000 untuk setiap perjalanan. Nantinya, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembahasan untuk melakukan penyesuaian tarif LRT Jakarta jika diperlukan.
"Nantinya akan kami putuskan pada bulan Oktober berapa tarif baik itu dari Kelapa Gading sampai Velodrome, Velodrome ke Manggarai, apakah ada perubahan atau dibikin flat nanti akan segera kami finalkan untuk itu," ujar Pramono.
Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga akan menyambungkan jalur LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas. Pembangunan jalur sepanjang 2 kilometer itu rencananya akan dimulai pada tahun depan.
"Rencananya awal tahun depan langsung dilanjutkan sampai dengan Dukuh Atas kurang lebih masih membutuhkan Rp 2,7 triliun dan 2 kilo lagi, sehingga dengan demikian kalau itu sudah terjadi, maka konektivitas untuk LRT Jakarta sudah tersambung dengan secara keseluruhan," kata dia.

2 hours ago
7















































