Masih Pakai Samsung Galaxy S23? Ini Alasan Enggak Perlu Upgrade ke S26

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Samsung Galaxy S26 akhirnya dirilis. Namun, bagi pengguna Galaxy S23, mungkin Anda tidak perlu buru-buru tergoda, karena peningkatan yang ditawarkan ternyata tidak sebesar yang dibayangkan.

Jika Anda masih menggunakan Galaxy S23 yang sudah terpaut tiga generasi, ada beberapa alasan untuk tidak upgrade ke flagship terbaru Samsung ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar perangkat keras di ponsel ini masih sama dengan Galaxy S23, artinya hanya ada sejumlah perubahan kecil. Jika Anda meng-upgrade dari S23 ke S26, Anda akan mendapatkan konfigurasi kamera tiga lensa yang sama dengan zoom optik terbatas, serta kamera depan yang juga tetap sama.

Selain itu, S26 masih hanya mendukung pengisian daya 25W dan S26 Plus 45W, meskipun teknologi pengisian daya telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Alhasil, perangkat ini masih terasa ketinggalan zaman di tengah gempuran kecepatan pengisian daya di 2026.

Perbedaan terbesar antara S23 dan S26 adalah layar yang sedikit lebih besar dari 6,1 inci ke 6,3 inci, baterai yang sedikit lebih besar dari 3.900 mAh ke 4.300 mAh, prosesor lebih baru dari Snapdragon 8 Gen 2 ke Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, peningkatan RAM dari 8GB ke 12GB, serta kapasitas penyimpanan awal yang lebih besar.

Saat membandingkan S23 Plus dengan S26 Plus, layar yang lebih besar juga dilengkapi dengan resolusi yang lebih tinggi. Perangkat ini juga dilengkapi dengan RAM 12GB yang lebih besar dan prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.

Namun, peningkatan kapasitas baterai lebih sedikit dibandingkan varian Base, yakni dari 4.700mAh pada S23 Plus menjadi 4.900mAh pada S26 Plus.

Secara teori, peningkatan RAM dan prosesor baru merupakan peningkatan, tetapi hal ini didorong kebutuhan kinerja AI dan kasus penggunaan tertentu.

Dikutip dari Android Authority, jika Anda tidak melakukan tugas-tugas intensif di ponsel tersebut, seperti pemrosesan AI di perangkat atau pengeditan video, maka peningkatan ini tidak akan secara signifikan mengubah pengalaman Anda.

Selain itu, Anda mungkin akan merasakan pengalaman yang lebih lancar saat menggunakan fitur kamera tertentu atau jika menggunakan Samsung DeX, tetapi hal ini tidak akan memengaruhi penggunaan sehari-hari seperti halnya kehadiran baterai dengan kapasitas lebih besar.

Salah satu hal yang sering mendorong pengguna untuk mengganti ponsel mereka adalah tidak adanya pembaruan software. Namun, dukungan pembaruan yang lebih lama berarti banyak dari kita dapat menggunakan ponsel kita lebih lama.

Seri S23 menjanjikan pembaruan selama empat tahun, yang akan berlaku hingga peluncuran Android 17 tahun ini.

Sebagai catatan, Anda mungkin tidak mendapatkan semua fitur yang diluncurkan Samsung dengan versi terbaru One UI. Misalnya, meskipun perangkat S23 memiliki akses ke Now Bar, mereka tidak dilengkapi dengan Now Brief.

Seperti peluncuran S24 dan S25, peluncuran S26 juga sangat berfokus pada kecerdasan buatan (AI). Tahun ini, tren sedikit bergeser dari AI generatif ke AI agen.

Samsung mempromosikan cara-cara di mana fitur AI-nya dapat membantu pengguna menyelesaikan lebih banyak tugas dengan bekerja sama dengan alat seperti Perplexity.

Namun, terkadang fitur AI tidak berfungsi sebaik yang ditampilkan dalam demon produk, sehingga tidak banyak digunakan dalam keseharian.

Jika Anda tidak banyak menggunakan fitur AI seperti yang ditawarkan dalam S26, mungkin belum saatnya Anda untuk melakukan upgrade.

(lom/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |