Menpora Erick: Atlet adalah Pejuang Masa Kini yang Berani Kibarkan Merah Putih di Luar Negeri

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak masyarakat memberikan dukungan penuh kepada para atlet Indonesia yang akan berjuang membawa nama bangsa di ajang internasional. Pesan tersebut disampaikan Menpora Erick saat mengikuti Karnaval “Bersatu Harmoni Nusantara” dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Erick mengikuti karnaval secara langsung dengan menaiki kendaraan truk hias hasil kolaborasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Utusan Khusus Presiden, dan Chef de Mission (CdM) Asian Games 2026.

Mengenakan kaus dan rompi berwarna merah, enpora Erick didampingi Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat serta CdM Asian Games 2026 Todotua Pasaribu. Mereka membaur bersama para atlet dan legenda olahraga nasional di atas truk hias yang didominasi warna biru muda.

Rombongan kemudian menyusuri rute karnaval dari kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Sepanjang perjalanan, Erick melambaikan tangan dan menyapa masyarakat yang memadati jalan untuk menyaksikan kemeriahan malam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menpora juga sempat turun dari kendaraan dan bergabung bersama masyarakat. Menurut dia, keikutsertaan Kemenpora dalam karnaval tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat mengenai perjuangan panjang para atlet dalam mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

“Kami mengingatkan ke masyarakat bahwa perjuangan para atlet ini tidak mudah. Mereka meninggalkan sekolah, meninggalkan keseharian mereka untuk mengibarkan Merah Putih,” kata Menpora kepada media seusai meninjau stan Tim Indonesia di kawasan Monas.

Menpora Erick menilai perjuangan para atlet patut mendapatkan apresiasi karena mereka rela meninggalkan kehidupan sehari-hari demi membawa nama bangsa. Karena itu, dia menyebut para atlet sebagai pahlawan masa kini yang memiliki tanggung jawab besar ketika bertanding di luar negeri.

Pesan tersebut disampaikan Menpora Erick menjelang keikutsertaan kontingen Indonesia pada Asian Games 2026 di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang. Pesta olahraga terbesar di Asia tersebut akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Ia berharap masyarakat memberikan dukungan kepada para atlet agar mereka dapat tampil maksimal. Dukungan publik dinilai penting untuk meningkatkan motivasi para pejuang olahraga Indonesia dalam mengejar prestasi di Jepang.

“Saya berharap masyarakat memberikan dukungan terbaik kepada para olahragawan, karena mereka adalah pejuang masa kini yang berani mengibarkan bendera Merah Putih di luar negeri, jadi kita harus apresiasi,” tutur Menpora.

Menpora mengatakan dirinya bersama CdM Asian Games 2026 Todotua Pasaribu akan memastikan persiapan kontingen Indonesia berjalan sebaik mungkin. Dia berharap dukungan masyarakat dapat menambah semangat para atlet untuk meraih prestasi terbaik, termasuk memperbanyak perolehan medali emas.

“Saya dan Chef de Mission Pak Todo, khususnya untuk Asian Games ini, memastikan bagaimana mereka bisa bertanding dengan sebaik-baiknya. Dan mudah-mudahan nanti dengan dukungan semua yang hadir di sini, atlet kita bertambah semangatnya untuk bisa mendapat emas sebanyak-banyaknya,” kata Menpora Erick.

Lebih lanjut, Menpora menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan terhadap peningkatan prestasi olahraga Indonesia. Salah satunya melalui persetujuan program tahun jamak atau multiyears untuk pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

Menurut dia, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghadapi Asian Games 2026. Persiapan menuju SEA Games dan Olimpiade juga telah dimulai sejak tahun ini sehingga pembinaan atlet dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan.

“Seperti di tahun ini, tidak hanya untuk Asian Games, pelatnas untuk SEA Games dan Olimpiade juga sudah dimulai tahun ini. Ini yang membedakan kepemimpinan beliau, karena beliau peduli kepada olahragawan kita. Dan tentu kami sebagai pembantu Presiden mencoba melakukan yang terbaik,” ujar Erick.

Selain membawa pesan mengenai perjuangan atlet, keikutsertaan Kemenpora dalam Karnaval “Bersatu Harmoni Nusantara” juga menjadi sarana menyebarkan semangat kepemudaan. Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui berbagai materi visual dan audio yang ditampilkan pada kendaraan dinas selama karnaval berlangsung.

Kemenpora turut mengajak masyarakat mempersiapkan diri menuju peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda yang akan berlangsung dua tahun mendatang. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat persatuan dan peran generasi muda dalam perjalanan bangsa.

Melalui momentum kemerdekaan, Kemenpora berharap masyarakat tidak hanya menikmati kemeriahan perayaan, tetapi juga semakin memahami perjuangan para atlet dan pemuda Indonesia dalam membawa nama Merah Putih di tingkat internasional.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |